NewsHiburan

Walaupun Langka, Kenali Penyebab dan Pengobatan Vitiligo yang Diderita Winnie Harlow

Hobring.com – Memiliki kulit yang sehat dan terawat dapat mencegah terjangkit berbagai penyakit. Setiap bagian kulit pada tubuh kita memiliki cara berbeda untuk merawatnya. Salah satu hal yang dihindari, yakni memudarnya warna kulit alami pada kulit kita.

Dibandingkan dengan albino, penyakit vitiligo mungkin kurang begitu akrab di telinga masyarakat awam.

Memudarnya warna kulit alami dibeberapa bagian tubuh adalah sebuah keadaan yang harus ditangani secara serius. Kondisi tersebut dinamakan vitiligo.

Vitiligo adalah salah satu penyakit yang jarang terjadi pada penelitian dinyatakan bahwa penderita vitiligo adalah 1/100.

Baca Juga:

Penyakit ini dapat menyerang semua kulit pada tubuh kita, namun tidak akan berlangsung pada satu waktu. Lalu bagaimana kita bisa tahu tentang vitiligo? Simak artikel berikut ini.

vitiligo

Vitiligo adalah penyakit hilangnya warna kulit

Pada kondisi normal, warna kulit, rambut, dan mata ditentukan oleh suatu pigmen yang biasa disebut melanin. Namun pada vitiligo, sel-sel membentuk melanin menjadi berhenti fungsi atau mati.

Vitiligo merupakan penyakit hilangnya warna kulit yang berbentuk bercak-bercak warna putih susu.

Sementara luas dan keparahan memudarnya warna kulit ini tidak dapat diprediksi dan dapat terjadi di bagian mana pun pada kulit tubuh kita.

Tak hanya kulit, vitiligo juga bisa menyebar ke area rambut dan selaput lendir, seperti di dalam mulut.

Untuk mengetahuinya, biasanya perubahan warna pertama kali terlihat pada area yang terpapar sinar matahari, seperti tangan, kaki, lengah, wajah dan bibir.

Vitiligo memang tidak mengancam jiwa maupun menular, tapi kondisi ini kerap kali bisa membuat ketidaknyamanan hingga stres.

vitiligo model
Model vitiligo asal Mesir, Mahmoud Hassan. (Facebook/Mahmoud Hassan Mohamed)

Penyebab vitiligo

Tidak ada yang tahu persis apa yang menyebabkan sel pigmen (melanosit) mati atau berhenti memproduksi melanin. Namun, ada beberapa faktor yang mungkin terkait dengan vitiligo di antaranya:

Gangguan sistem kekebalan (autoimun)

Para ilmuawan percaya bahwa autoimun berperan dalam vitiligo. Saat itulah sistem kekebalan Anda secara keliru mengidentifikasi bagian tubuh Anda (dalam hal ini sel yang disebut melanosit) sebagai benda asing dan mulai menyerang mereka.

Perlu diketahui, sejauh ini, kaitan antara vitiligo dan gangguan autoimun lainnya hanyalah sebuah hubungan, dan pengobatan untuk penyakit autoimun lainnya biasanya tidak membantu kondisi vitiligo.

Keturunan atau genetik

Vitiligo dapat diturunkan dalam keluarga, tetapi sebenarnya jarang terjadi. Sementara banyak orang yang bertanya apakah vitiligo adalah keturunan, masih sulit untuk diprediksi.

Bagaimanapun, penyakit autoimun secara umum tampaknya memiliki komponen genetik yang andil menjadi penyebab vitiligo.

Stres

Seperti stres fisik, tekanan psikologis juga tampaknya berperan dalam memperparah vitiligo, seperti yang juga terjadi pada banyak kondisi kulit lainnya. Tapi, sekali lagi, hubungan ini tidak sepenuhnya dipahami.

Stres oksidatif

Stres oksidatif bisa terjadi karena adanya ketidakseimbangan radikal bebas dan antioksidan dalam tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan jaringan.

Ketidakseimbangan tersebut bisa disebabkan oleh paparan sinar UV, polutan, atau faktor lingkungan lainnya.

vitiligo 1
Dok/Foto: cpr.org

Gejala vitiligo

Kelainan kulit ini sama sekali tidak membuat penderitanya merasakan sakit secara fisik, hanya saja muncul bercak lebih muda dari warna kulit, kemudian akan memutih secara bertahap.

Bercak vitiligo umumnya muncul secara simetris di kedua sisi tubuh, serta berkembang dan berhenti berulang kali. Kapan dan seberapa cepat bercak berhenti menyebar, tidak dapat ditentukan.

Apabila Anda mengalami perubahan warna rambut, kulit, atau mata memudar segera temui dokter spesialis kulit. Penanganan tepat pada tahap awal dapat menghambat perkembangan penyakit ini.

Pengobatan

Pada vitiligo, biasanya dokter akan memberikan tanning lotion atau losion yang berfungsi untuk menggelapkan kulit sebagai tahap awal dan akan sangat dianjurkan memakai sunscreen yang memiliki SPF yang cukup besar dan wajib digunakan.

Tujuan dari pengobatan pada penderita vitiligo adalah meredakan gejalanya, dan dalam jangka panjang adalah mengembalikan warna kulit.

Pengobatan terhadap Vitiligo tergolong pengobatan jangka panjang dan durasinya tidak bisa diprediksi.
Secara psikologis, penderita harus sudah siap untuk menghadapi tantangan pengobatan.

Vitiligo merupakan penyakit yang tak hanya menyerang fisik, namun juga menyerang mental dan kepercayaan diri. Ada baiknya untuk meningkatkan self love dan tekun dalam menjalani pengobatan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by ♔Winnie Harlow♔ (@winnieharlow)

Diderita publik figur

Siapa yang tak kenal dengan model cantik terkenal seantero jagad Winnie Harlow. Dengan vitiligo yang dideritanya, model asal Kanada, Amerika Serikat itu justru kini meraih sukses sebagai bintang model dunia.

Penyakit kulit yang menghiasi tubuhnya justru dipandang memiliki sisi eksotis tersendiri. Bercak putih yang menyelimuti tubuhnya itu dianggap menjadi salah satu ciri khas di dunia model internasional.

Selain itu ada presenter televisi Joe Rogan yang mengidap vitiligo di area tangan, hingga raja pop dunia, yakni Michael Jackson.

michael jackson

Tanggal 25 Juni merupakan Hari Vitiligo Sedunia

Sejak tahun 2011, tanggal 25 Juni dijadikan sebagai peringatan Hari Vitiligo Sedunia. Terpilihnya tanggal tersebut karena tanggal berpulangnya Michael Jackson, penyanyi ternama dunia yang juga mengidap vitiligo.

Dengan adanya hari peringatan ini, diharapkan orang di seluruh dunia semakin sadar akan keberadaan kelainan kulit yang satu ini dan bukan malah menganggapnya sebagai suatu kutukan bahkan melakukan bully pada penderitanya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button