NewsLifestyle

Tips Merawat Janda Bolong Tanaman Hias

Cara sederhana merawat janda bolong tanaman hias

Hobring.com – Monstera Adansonii Variegata atau yang lebih popular dengan nama janda bolong tanaman hias merupakan keluarga Araceae yang berasal daerah tropis di Amerika.

Dikenal sebagai tanaman hias, janda bolong sangat cocok untuk diletakan dibagian halaman rumah. Selain membuat rumah menjadi tampak asri tentu saja membuat hunian menjadi lebih estetika dan sehat.

Janda bolong tanaman hias sangat membutuhkan cahaya matahari langsung untuk dapat bertahan hidup. Mereka memiliki lebih sedikit klorofil dibandingkan tanaman biasa pada umumnya.

Dikutip dari laman Choose Your Plant bahwa janda bolong sebaiknya diletakan di dekat jendela dengan cara menghadap ke arah utara.

Anda juga bisa meletakannya menghadap ke arah selatan atau barat. Alasannya agar janda bolong mendapatkan banyak cahaya matahari.


Baca Juga:


Hobring.com akan bagikan tips merawat janda bolong tanaman hias yang wajib Anda ketahui bagi Anda yang saat ini sedang memilikinya atau akan melakukannya.

Berikan Cahaya Terang

janda bolong tanaman hias
Foto: 99.co

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa janda bolong tanaman hias membutuhkan banyak cahaya terutama dari sinar matahari.

Tujuannya agar janda bolong dapat bertahan hidup dengan baik. Di malam hari, janda bolong pun setidaknya membutuhkan suhu ruangan minimal 15 derajat celcius.

Jika ingin merawatnya di dalam rumah, Anda bisa meletakannya di dekat jendela rumah Anda. Meskipun membutuhkan banyak sinar matahari, tapi sebaiknya tidak diletakan di bawah matahari langsung.

Jika diletakan di bawah sinar matahari langsung dapat membuat daun janda bolong karena akan membuat daun menjadi layu, menguning dan tidak berkilau.

Bersihkan Daun Dengan Kain yang Lembab

janda bolong tanaman hias
Foto: Pinterest

Salah satu keunggulan dari janda bolong tanaman hias adalah daunnya yang berkilau. Agar daunnya tetap gelap dan berkilau, Anda harus rajin membersihkannya dengan kain yang lembab.

Setelah dibersihkan dengan kain lembab, jangan lupa untuk mengeringkannya dengan penuh kehati-hatian. Tujuannya agar daun janda bolong tanaman hias tetap bersih dan sehat serta jauh dari debu.

Menjaga Kelembaban Tanaman

janda bolong tanaman hias
Foto: Indoor Garden Nook

Janda bolong tanaman hias membutuhkan kelembaban sesuai dengan suhu ruangan di dalam hunian rumah Anda.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa janda bolong tanaman hias merupakan jenis tanaman yang hidup di area tropis dan membutuhkan banyak cahaya matahari.

Namun bukan berarti janda bolong harus terkena sinar matahari langsung. Sebab hal itu membuat daun janda bolong menjadi tampak layu dan menguning.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda mulai menyadari akan kelembaban udara untuk kesehatan janda bolong tanaman hias Anda.

Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan pelembab udara seperti purifier. Selain itu juga sebaiknya hindari aktivitas membuka jendela jika tempat tinggal Anda termasuk dalam kategori suhu yang panas.

Siramlah Janda Bolong Secara Rutin

janda bolong tanaman hias
Foto: Plantophiles

Untuk menjaga agar janda bolong tetap dalam kondisi yang sehat, Anda perlu memerhatikan waktu terbaik untuk menyiramnya.

Disarakan untuk menyiram janda bolong tanaman hias secara menyeluruh dalam waktu seminggu sekali sampai air dapat keluar dari lubang drainase.

Jika Anda tidak mengetahui tentang cara menjaga kelembaban tanah, maka siramlah janda bolong tanaman hias Anda saat 2 inci teratas dari tanah yang kering.

Menyiram tanaman sering kali berhubungan langsung dengan faktor suhu udara dan cahaya yang di dapatkan oleh janda bolong. Jika Anda memahaminya, maka Anda perlu menyiramnya sesuai dengan kebutuhan.

Jika dirasa menyiram janda bolong seminggu sekali merupakan cara yang kurang tepat berdasarkan faktor yang telah disebutkan di atas. Maka sebaiknya Anda membuat cara tersendiri sesuai dengan apa yang dibutuhkan.

Sebab menyiram janda bolong tanaman hias secara berkala dapat membuatnya tumbuh baik karena tanaman tersebut akan terbiasa dengan hal itu.

Di sisi lain, siramlah janda bolong kurang dari seminggu sekali jika tanaman hias tersebut berada dalam kondisi cahaya yang rendah atau ada di musim dingin.

Jika dilakukan penyiraman berlebihan, hal itu menyebabkan kematian pada akarnya dengan cara membusuk.

Biarkan Akar Janda Bolong Merambat

janda bolong tanaman hias
Foto: That Planty Life

Dikenal sebagai tanaman hias dengan akar yang merambat, janda bolong sebaiknya Anda menyediakan tempat untuk merabat.

Selain dapat diletakan di jendela, janda bolong tanaman hias juga daoat ditempatkan tembok atau dinding rumah Anda.

Bersifat hemifit atau semi epifit, janda bolong dapat hidup dengan cara menumpang pada inangnya. Oleh karena itu pertumbuhannya pun dapat merambat dan memanjat sampai ketinggian 20 meter.

Selain itu, akar dari janda bolong tanaman hias juga tidak akan merusak dinding dan permukaannya. Jadi Anda tidak perlu khawatir. Anda hanya perlu merapihkannya dan membersihkannya sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda.

Berikan Pupuk Organik Sebagai Nutrisi

janda bolong tanaman hias
Foto: Kurio

Pupuk organik dinilai sebagai salah satu nutrisi yang baik untuk tanaman janda bolong. Pupuk organik yang paling sederhana adalah pupuk kompos.

Pupuk tersebut terbuat dari sampah organik tumbuhan dan buah-buahan. Sangat mudah ditemukan dan didapatkan. Pupuk organik sangat baik untuk mengembalikan unsur hara yang hidang dari tanah.

Selain itu juga, pupuk kompos juga dapat memperbaiki aliran dainase dan meningkatkan sirkulasi udara bagi tanaman hias janda bolong. Sampah yang diuraikan oleh mikroorganisme dan cacing sangat baik untuk janda bolong sebagai nutrisi alamiahnya.

Selain pupuk kompos, nutrisi lainnya yang bisa diberikan untuk janda bolong tanaman hias adalah pupuk organik cair yang terbuat dari urin ternak atau hasil fermentasi dari bahan-bahan organik.

Umumnya, pupuk organik cair disemprotkan ke daun ataupun disiram pada bagian permukaan tanah dekat tanaman. Anda bisa melakukannya sesuai dengan kebutuhan Anda.

Lakukan Repotting Secara Berkala

janda bolong tanaman hias
Foto: Reddit

Merawat janda bolong tanaman hias bukan hanya sekadar memberi pupuk, menyiram dan meletakannya di dekat yang terkena sinar matahari. Tapi Anda juga ahrus melakukan repotting.

Dalam pengetahuan tanaman, repotting sederhananya adalah mengganti pot secara berkala sesuai dengan kondisi tanaman yang sedang kita rawat.

Jika janda bolong tanaman hias udah mulai tumbuh besar melebihi ukuran semula. Sebaiknya Anda mulai melakukan repotting. Biasanya repotting dilakukan ketika tanaman hias sudah tumbuh terlalu besar.

Melakukan repotting secara berkala bukan berarti dilakukan sesering mungkin. Anda bisa mengira-ngira apakah janda bolong tanaman hias milik Anda harus segera direpotting atau tidak.

Jika memang tidak perlu dilakukan repotting sebaiknya tidak perlu Anda lakukan. Apabila masih ada keraguan, Anda bisa tanyakan langsung kepada mereka yang sudah ahli dalam hal merawat tanaman janda bolong.

Waspada Akan Hadirnya Gulma

janda bolong tanaman hias
Foto: Agrozine

Gulma merupakan tumbuhan yang tumbuh di area dekat tanaman budidaya. Biasanya pertumbuhannya tidak diinginkan dan berakibat merugikan tanaman yang sedang kita rawat.

Seperti tanaman hias pada umumnya, gulma bisa saja muncul pada tanaman janda bolong. Oleh karena itu, Anda harus mewaspadainya jika janda bolong tanaman hias Anda ditemukan sebuah gulma.

Hal yang dapat dilakukan gulma pada tanaman hias Anda adalah menyerap air dan nutrisi yang seharusnya didapatkan oleh tanaman Anda. Selain itu, gulma dapat menganggu pertumbuhan tanaman.

Jika gulma tumbuh, hal yang harus Anda lakukan adalah mencabut gulma tersebut sampai ke akarnya. Tujuannya agar tidak ada lagi yang tumbuh di area dekat janda bolong dan mengganggu nutrisi tanaman hias Anda.

Nah itulah tips merawat janda bolong tanaman hias yang bisa Anda lakukan. Semoga janda bolong Anda dapat tumbuh dengan subur dan terawat dengan baik.

FITRA

Content writer sejak 2015 sampai sekarang. Hobi traveling dan petualangan. Suka membaca dan koleksi buku-buku sejarah. Saat ini sedang menempuh magister Hubungan Internasional di Paramadina University. Nature enthusiast and blue lovers. Find me on Instagram!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button