NewsHiburan

Tak Hanya Soal Catur, Queen’s Gambit Terbaik Tuk Urusan Fashion

Serial drama dari Netflix “The Queen’s Gambit” saat ini jadi salah satu yang paling marak disaksikan para moviegoers. Bukan cuma soal kejeniusan dalam olahraga catur, ada hal menonjol lain yang ditampilkan dalam serial ini.

Melansir media, Insider, Serial “The Queen’s Gambit” dinobatkan sebagai tayangan dengan gaya berbusana terbaik. Serial ini bahkan mengalahkan produksi Netflix lain, yakni “Emily in Paris”, yang lebih kenal bercerita soal hingar bingar soal dunia mode.

The Queen’s Gambit becerita tentang Beth Harmon, diperankan oleh Anya Taylor-Joy, yang tumbuh menjadi sosok yang ditakuti dalam dunia catur. Dalam serial ini, penonton tak hanya dibuat tercengang dengan kejeniusan Beth, tetapi dimanjakan dengan macam-macam mode tahun 50an dan 60an.

Sisi feminim Beth berhasil ditonjolkan berkat padu padan yang ciamik ditengah kontestan lain yang mayoritas pria. Mulai dari bawahan berjenis rok lipit hingga gaun yang megah, tak membuat Beth menunjukan sisi lemah sebagai seorang wanita.

https://www.youtube.com/watch?v=CDrieqwSdgI&ab_channel=Netflix v=CDrieqwSdgI&ab_channel=Netflix

Lewat outfit yang dipakainya itu, membantu Beth melawan sintimen gender yang Ia rasakan sepanjang berkarir di dunia catur. Melalui gaya berbusana tersebut, serial ini menceritakan pengalaman hidup yang dilalui oleh si pemeran utama.

Pada beberapa kesempatan, para penonton diberikan pesan khusus lewat apa yang dipakai oleh Beth. Diantaranya adalah ketika Beth mengenakan gaun bernuasa hijau saat melawan Borgov di Paris dalam satu pertandingan.

https://www.youtube.com/watch?v=CDrieqwSdgI&ab_channel=Netflix

Menurut Kim Renfro dari Insider, pemilihan warna hijau itu mencerminkan seperti obat penenang yang biasa dikonsumsi oleh Beth agar dirinya fokus ketika bermain catur.

Setelah itu, ada adegan dimana Beth menunjukan kesuksesannya sebagai ratu catur dunia ketika harus kembali ke Amerika Serikat, dengan menggunakan pakaian nuansa monokrom lengkap dengan topi putihnya.

Menurut penata kostum dari The Queen’s Gambit, Gabriele Binder, ide yang dituangkannya adalah untuk menunjukan jika papan catur adalah representasi dari dunia Beth. Ia mengatakan jika kecintaan Beth pada dunia fashion terlihat dari gaya busana yang dirinya kenakan.

“Tentu, idenya adalah untuk memberitahu jika dia sekarang adalah ratu papan catur dan papan catur itu sendiri adalah dunianya,” ujar Gabriele Binder dalam wawancaranya bersama Vogue.

“Kecintaannya pada fashion terlihat dari apa yang Ia Pakai. Saya terpesona setiap kali dia tampil di layar, baik karena pakaian maupun karakternya.”

https://www.youtube.com/watch?v=Yt32KGahMLI&ab_channel=SHOWSHA

Di samping ceritanya yang menarik, penonton disuguhkan berbagai pilihan berpakaian Beth yang memiliki warna-warna cerah dengan gaya vintage yang khas.

Selain jalan cerita yang menarik, para penonton pun bisa disuguhi oleh berbagai pilihan busana Beth yang khas, lewat warna-warna cerah dan gaya vitage-nya.

Beth diperlihatkan sangat menghormati apa yang Ia pakai. Sehingga bisa membuat penonton penasaran dan menebak pakaian seperti apa yang akan dikenakan berikutnya.

Kombinasi menawan untuk fashion yang lebih aspiratif dan berkelas dari Beth Harmon, menambah nilai plus dari serial yang disutradarai oleh Scott Frank ini.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button