MusikHiburan

Sigur Ros Tetap Produktif di Masa Pandemi

Sigur Ros tetap produktif ditengah pandemi. Beberapa waktu lalu, mereka baru saja merilis sebuah video  berjudul Stendur ævaOdin’s Raven Magic.

 Dalam video untuk lagu Stendur æva ini menampilkan pertunjukan live Sigur Rós bersama Steindór Andersen, Hilmar Örn Hilmarsson, dan María Huld Markan Sigfúsdóttir yang terselenggara di Conservatoire de Paris Orchestra and the Schola Cantorum Choir Paris pada tahun 2004.

Video ini berperan sebagai sebuah pengenalan untuk karya terbaru Sigur Rós, Odin’s Raven Magic. Album ini merupakan album pertama yang Sigur Rós luncurkan setelah 7 tahun tahun vakum dalam menghadirkan karya dalam bentuk album penuh. Sigur Rós terakhir kali merilis album berjudul Kveikur di tahun 2013.

 Odin’s Raven Magic awalnya merupakan sebuah proyek eksperimen orkestra dari Sigur Rós dan sudah dilakukan dalam waktu yang lama. Bahkan proyek ini telah Sigur Rós tampilkan di atas panggung pertama kali di tahun 2002 untuk gelaran Reykjavik Arts Festival. Sigur Rós mengambil inspirasi dari karya-karya puisi dan sastra Islandia di abad pertengahan untuk penggarapan proyek Odin’s Raven Magic Secara keseluruhan.

Selain merilis video Stendur æva, Sigur Rós juga sempat merilis lagu berjudul Dvergmál sebagai single perdana menyambut kehadiran album Odin’s Raven Magic. Album terbaru dari Sigur Rós ini berisi 8 lagu yang direkam secara orkestra.

Odin’s Raven Magic

Dilansir dari laman resmi Sigur Ros, Odin’s Raven Magic isusun pada abad ke-14 atau ke-15 Odin’s Raven Magic adalah puisi Islandia dalam tradisi Edda kuno (Edda – istilah yang menggambarkan dua manuskrip Islandia yang bersama-sama merupakan sumber utama mitologi Norse dan puisi Skáldic) penulis anonimnya jelas memiliki pengetahuan yang mendalam dari literatur dan mitologi Edda yang menyinggung sejumlah motif pagan yang sekarang hilang. 

Puisi itu menceritakan perjamuan besar yang diadakan oleh para dewa di Valhalla saat mereka asyik berpesta, tanda-tanda tidak menyenangkan muncul yang dapat meramalkan akhir dunia para dewa dan manusia.

Album ‘Odin’s Raven Magic’ merupakan kolaborasi orkestra antara Sigur Rós, Hilmar Örn Hilmarsson, Steindór Andersen dan Maria Huld Markan Sigfúsdóttir yang tayang perdana 18 tahun lalu di Barbican Center di London dan sekarang akhirnya hampir dua dekade kemudian dirilis. 

Pertunjukan itu menghormati puisi itu, dramatis dan indah, klasik dan kontemporer. Sebuah marimba batu dibangun khusus untuk pertunjukan oleh Páll Guðmundsson.

Puisi tersebut telah diturunkan dari literatur kuno arus utama sejak tahun 1867, ketika sarjana Norwegia Sophus Bugge mengklaim bahwa itu adalah pemalsuan abad ke-17. Teori ini telah digulingkan dengan argumen sastra dan linguistik dan penelitian baru telah menyimpulkan bahwa Sihir Gagak Odin memang asli dan akhirnya diperkenalkan kembali ke Edda.

Tentang Sigur Ros

Adalah sebuah grup musik avant-rock asal Reykjavík, Islandia, yang aktif sejak 1994. Grup musik tersebut memadukan unsur-unsur aestetik minimal dan klasik.

Pada 2013 silam, Sigur Ros sempat menyambangi tanah air. Kala itu, band asal Islandia tersebut membius ribuan publik di Istora Senayan dengan lagu-lagu ‘indah’. (DES)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button