NewsTraveling

Selama Liburan, Candi Borobudur Ditutup Sementara Hingga 17 Mei

Hobring.com – Satu per satu destinasi wisata di berbagai Tanah Air mulai ditutup sementara menjelang libur lebaran, salah satunya adalah Taman Wisata Candi Borobudur yang ditutup pada 8-17 Mei 2021 guna mencegah penyebaran Covid-19.

Hal ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Pengelola Destinasi Pariwisata Taman Candi Borobudur, @borobudurpark dalam unggahan yang dibagikan pada Minggu (9/5).

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Tengah No. 443.5/0007136 dan Surat Edaran Bupati Magelang No. 443.5/1729/01.01/2021, yang menyatakan seluruh tempat wisata di Kabupaten Magelang ditutup sementara pada 8-7 Mei 2021.

Satu poin terkait wisata di SE Gubernur Jawa Tengah, perihal Zonasi Resiko Covid-19 di Kabupaten Magelang, bahwa Kabupaten Magelang berada di zona oranye.

Baca Juga:

Dalam rangka menekan transmisi virus tersebut kegiatan masyarakat di tempat keramaian publik ataupun di destinasi wisata dilakukan pelarangan dan ditutup untuk umum.

Candi Borobudur sebagai salah satu ikon dan objek tujuan wisata di Indonesia, selama ini mendatangkan pengunjung dalam jumlah ribuan orang per hari terutama pada masa libur Idul Fitri.

Dengan demikian, kondisi tersebut dikhawatirkan rentan berpotensi terjadinya transmisi Covid-19 menjelang, selama, dan pascalebaran Idul Fitri tahun 2021.

Tak hanya itu, masa adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19 turut ditanggapi pelaku wisata dengan menerapkan sejumlah protokol kesehatan.

Salah satunya, Taman Wisata Candi Borobudur resmi memperoleh Sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment) pada 19 November lalu, sebagai protokol standar yang harus diterapkan demi kenyamanan dan keamanan pengunjung.

Nantinya, ketika dibuka kembali pada 18 Mei 2021 mendatang, pengunjung tidak diperkenankan naik hingga menuju puncak. Kunjungan dibatasi hanya sampai halaman atau pelataran Candi Borobudur saja.

Seperti diketahui, ini bukan kali pertamanya Candi Borobudur ditutup, pasalnya pada 6-7 Februari lalu destinasi wisata ini ditutup dalam rangka mendukung program pemerintah Jawa Tengah dalam “Gerakan Jateng di Rumah Saja”.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button