NewsHiburan

Sejarah dan Amalan Baik Nuzulul Quran yang Jatuh Pada Malam Ini

Hobring.com – Peringatan malam Nuzulul Quran yang jatuh pada Kamis (29/4) atau 17 Ramadhan merupakan salah satu peristiwa bersejarah dalam agama Islam. Bagaimana sejarahnya?

Nuzulul Quran yang ditandai dengan peristiwa bersejarah turunnya Al-Quran untuk pertama kalinya di dunia merupakan sebuah momen perubahan besar yang terjadi dalam peradaban umat Muslim yang sudah sepatutnya kita teladani.

Sebagai informasi, ada dua tahapan proses diturunkannya Al-Quran, yakni diturunkan dari Lauh Mahfuz ke langit dunia dalam kitab yang utuh yang diturunkan pada malam Lailatul Qadar.

Sementara yang kedua, Al-Quran diturunkan secara bertahap melalui Malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW. Ayat yang pertama kali diturunkan kepada Rasulullah adalah surat Al-Alaq ayat 1-5 saat berada di Gua Hira pada tahun 610 M.

Saat itu nabi Muhammad tengah melakukan nyepi dalam tujuan untuk menenangkan hati. Pada saat wahyu pertama ini terjadi, Rasulullah tidak bisa membaca.

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya,” firman Allah dalam surat Al-Alaq ayat 1-5.

Melansir buku Pengantar Studi Al Quran oleh Abdul Hamid Lc, MA, Rasulullah SAW menerima wahyu tersebut dalam 2 keadaan. Pertama, terdengar seperti suara lonceng yang berbunyi keras. Cara ini merupakan yang paling berat bagi Rasulullah.

Kedua, Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah dalam keadaan seperti manusia biasa, yaitu menyerupai seorang laki-laki. Rasulullah yang tengah sendiri saat itu langsung ketakutan hingga menggigil.

Kemudian Rasulullah kembali ke rumah dan menceritakan pengalaman tersebut kepada Khadijah, istrinya. Sejak peristiwa itu, surat Al-Alaq ayat 1-5 juga menjadi penanda diangkatnya Muhammad sebagai nabi dan rasul.

Setelah ayat ini, Al-Quran turun secara bertahap. Al Quran yang terdiri dari 114 surat dan 30 juz ini diturunkan secara berangsur selama 22 tahun, 2 bulan, 22 hari.

Setiap ayat diturunkan menyesuaikan dengan problematika sosial, krisis moral, keagamaan, kisah-kisah para nabi terdahulu hingga hikmah yang terjadi di masa nabi.

Wahyu terakhir yang diturunkan Malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW adalah Surat Al-Maidah ayat 3 diturunkan pada bulan 9 Dzulhijah 10 H/ 8 Maret 632 H sesudah waktu Ashar hari Jumat di Padang Arafah.

Sepeninggal Rasulullah, dikutip dari buku Sejarah Al-Quran, ternyata periode penyebaran Al Quran masih berlanjut.

Pada masa kepemimpinan Abu Bakar Ash-Shiddiq, keping demi keping potongan tulisan tangan para sahabat tersebut itu disusun kembali, diurutkan per ayat, kemudian surat per surat hingga disimpan oleh Abu Bakar hingga masa kepemimpinan Umar bin Khattab.

Dengan demikian, peristiwa dan sejarah turunnya Al-Quran diperingati sebagai malam Nuzulul Quran, yakni malam yang penuh keberkahan.

Pasalnya, Allah akan melipatgandakan pahala dan para malaikat akan turun ke bumi untuk memberikan doa kepada setiap orang yang beribadah di malam ini. Itulah sejarah dan amalan baik pada malam Nuzulul Quran.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button