HiburanNews

“Prajurit Kecil” dalam Film Soldatik Diangkat dari Kisah Nyata

Mungkin kita sulit mempercayainya, bagaimana mungkin seorang anak kecil seperti dalam film Soldatik bisa terlibat perang, namun, ini benar-benar kisah nyata.

“Prajurit kecil” sebagai tokoh utama di film Soldatik sekilas tampak seperti karangan semata, memang sulit dipercaya kalau Tentara Merah merekrut seorang anak 6 tahun dan terlibat dalam Perang Dunia II. Kendati demikian, nyalinya di medan perang sangatlah luar biasa.

Menurut laporan laman Russia Beyond, cerita bocah bernama Seryozha Shiskin di film Soldatik itu benar-benar diangkat dari kisah nyata, di mana keberaniannya prajurit kecil satu ini telah membuatnya diberi gelar medali tanda jasa.

Di dunia nyata, nama aslinya adalah Sergey Aleshkov, dia telah menjadi yatim piatu pada usia muda saat ibu dan saudara laki-lakinya dieksekusi Nazi karena terkait dengan gerakan partisan Soviet. Suatu ketika, dirinya yang kelaparan dan tersesat berjalan di hutan untuk waktu yang lama sebelum terlihat oleh pengintai Soviet.

Walaupun kehilangan segalanya, bocah itu selalu bersikap positif dan gembira. Para prajurit akhirnya memutuskan membawanya ke resimen mereka dan mengangkatnya sebagai putra. Sang komandan resimen, Mikhail Vorobyev, akhirnya mengadopsinya secara resmi. Saat itulah karir militer Sergey Aleshkov dimulai.

Kisahnya pun ditemukan oleh seorang sutradara bernama Viktoria Fanasyutina di situs web yang didedikasikan untuk para pahlawan perang. Pada awalnya, dia tidak mempercayai apa yang dibacanya dan menganggapnya kisah itu palsu.

“Anak itu dianugerahi medali atas keberaniannya di medan perang. Hal itu terdengar tidak normal, aneh dan mengerikan. Akan tetapi, pada saat yang sama, hal itu benar-benar nyata. Awalnya saya mengira cerita itu palsu harena hal seperti itu tidak mungkin terjadi. Jadi, kami mulai menelusuri fakta dengan melibatkan masyarakat sejarah militer Rusia dan menemukan bahwa kisah itu benar-benar nyata — pada saat itu (ketika PD II), memang ada seorang anak laki-laki yang mendapatkan medali.”

Fanasyutina

Langkah pembuatan film berlanjut, sekitar 400 anak mengikuti audisi untuk peran Seryozha Shishkin dan akhirnya jatuh ke tangan Andrei Andreev. Aktor muda itu dinilai memukau para kru dengan etos kerjanya yang kuat.

Alih-alih mempelajari dua adegan yang diperlukan untuk audisi, ia mendalami seluruh naskah setebal 200 halaman. Soldatik juga sangat menonjol sebagai film dengan latar PD II. Ini ialah salah satu film langka yang menarik untuk ditonton anak-anak dan orang dewasa.

“Kami memahami bahwa cerita ini perlu diceritakan secara hati-hati dan bersih, sama seperti bagaimana kisah itu diceritakan kepada kami oleh orang-orang yang benar-benar terlibat langsung dalam perang. Dengan demikian, menjadi jelas bahwa hal utama dalam perang adalah orang, hubungan orang-orang, dan kepercayaan mereka pada kemenangan.”

Fanasyutina

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button