TravelingNews

Positif COVID-19 Saat Berlibur? Ini Solusinya

Pelancong yang akan berlibur harus memastikan dirinya terbebas dari virus corona dahulu sebelum melakukan perjalanan ke suatu tempat, dan untuk mengatasi itu semua pihak mulai dari hotel, penyedia layanan transportasi, hingga destinasi wisata memberikan syarat agar para wisatawan negatif Covid-19 sebelum berkunjung atau menggunakan fasilitas mereka.

Namun meski telah melakukan berbagai persiapan dengan kematangan yang tinggi tidak menutup kemungkinan untuk dapat terinfeksi. Lantas apa yang harus dilakukan andai kita merasakan gejala corona pada diri kita saat tengah berwisata.

Sebagaimana yang sudah diketahui, umumnya gejala Covid-19 adalah batuk kering, demam, dan lelah. Sedangkan gejala lainnya adalah diare, sakit tenggorokan, persendian nyeri, hilangnya kemampuan indra penciuman atau merasa serta lainnya.

Menghadapi kemungkinan tersebut Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Primaya Hospital Bekasi, Mohammad Irfan pun mengatakan bila itu terjadi saat bepergian maka hal yang perlu dilakukan adalah tenang.

“Pergilah ke rumah sakit terdekat dan berkonsultasi dengan dokter. Dokter biasanya akan menyarankan untuk rapid test antigen untuk diagnostik. Bila positif, sebaiknya rombongan yang ikut berlibur juga melakukan pemeriksaan, kemudian tetap disiplin menjaga 3M dan isolasi mandiri,” ucap Irfan dikutip dari Tempo.

“Khusus untuk pasien yang memiliki penyakit kronis atau komorbid harus mengkonsumsi dan membawa obat dari dokter selama berlibur dan pastikan jumlah obat yang dibawa cukup. Sedangkan bila tidak ada penyakit kronis, vitamin C atau E, obat demam, pereda nyeri sudah cukup,” tambahnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button