NewsLifestyle

Pemula Harus Tahu Cara Merawat Sukulen Agar Awet dan Tetap Cantik

Hobring.com – Ruangan yang cantik bisa diwujudkan dengan cara-cara simpel, seperti menambah dekorasi ruangan dengan tanaman hias sekulen. Selain mempercantik ruangan, sukulen juga memiliki harga yang cukup terjangkau.

Pada dasarnya, sukulen bukan merupakan nama sebuah family tumbuhan seperti kaktus. Akan tetapi sukulen merupakan istilah untuk tumbuhan yang mempunyai karakter menyerap dan menyimpan air pada batang utamanya.

Secara fisik sukulen memiliki kelopak seperti daun, sementara kaktus mengganti jaringan daun dalam bentuk duri. Jadi semua kaktus adalah tanaman sukulen, namun tidak semua sukulen adalah kaktus.

Merawat sukulen bisa menjadi salah satu alternatif untuk mencegah stres selama pandemi Covid-19. Sayangnya, si cantik ini tidak bisa sembarangan dirawat karena gampang rusak atau mati kering.

Menanam sukulen di rumah memang gampang-gampang susah. Tidak sedikit orang berpendapat tanaman ini hanya perlu disiram sesekali dan pencahayaannya harus pas.

Padahal pemahaman yang terlalu mengeneralisasi seperti itulah yang membuat tanaman menjadi busuk dan mati. Kalau kamu tertarik menanam, perhatikan cara merawat sukulen berikut ini dulu, ya.

merawat sukulen

Pilih pot yang bawahnya berlubang

Kamu perlu tahu sekulen merupakan jenis tanaman yang mudah busuk jika media tanamnya lembap akibat endapan air.

Hal utama yang perlu diperhatikan yakni pemilihan pot yang tepat agar memperpanjang hidup sekulen.

Sebaiknya kamu pilih pot yang punya lubang cukup besar dan merata. Pot yang bawahnya berlubang akan membuat air siraman cepat merembes keluar dan tidak menggenang di dalam pot.

Pot yang paling baik untuk menanam sukulen adalah yang berbahan tembikar dan terakota karena bahannya yang bisa menyerap air dan mengeluarkannya dari pori-pori.

sukulen 2
Dok/Foto: Freepik.com

Persiapkan media tanamnya

Agar mencegah kebusukan pada tanaman sekulen, sebaiknya kamu menyiapkan media tanam yang mudah mengalirkan air. Idealnya media tanam ini berupa sekam bakar yang telah dicampur tanah dan pasir.

Karena tumbuhan yang satu ini tidak boleh terkena air terlalu lama, kamu bisa meletakkan pasir malang atau bebatuan di lapisan paling bawah pada pot untuk mengurangi kelembapan.

Jika bahan yang dimilik terbatas, langsung saja masukan tanah, dengan catatan lubang drainase pot harus berukuran besar.

Hindari terkena cahaya matahari langsung

Walaupun tanaman sukulen memiliki habitat asli di daerah kering, bukan berarti tanaman ini harus terpapar cahaya matahari terus-menerus ya.

Cara merawat sukulen yang benar dengan membiarkannya terkena sinar Matahari hanya selama 4-6 jam dalam sehari.

Jauhkan sukulen dari panas matahari yang terik karena cahaya yang menyengat bisa membuat daunnya terbakar sehingga muncul noda kehitaman.

sukulen 3

Siram 1-2 kali seminggu

Intensitas penyiraman sebenarnya tergantung dari tempat dan di mana tanaman disimpan. Untuk tanaman yang ada di dalam ruangan, tentu saja intensitas penyiramannya akan lebih sedikit dari yang disimpan di luar.

Idealnya sukulen disiram hanya 1-2 kali dalam seminggu. Namun kalau kamu meletakkan sukulen di luar rumah, maka berikan penyiraman yang lebih banyak.

Sebaiknya kamu tidak menyiram sukulen langsung dengan selang, tapi menyemprotnya saja. Agar tidak terlalu lembap, pastikan media tanam sudah kering sebelum menyiram.

merawat sukulen
Dok/Foto: Freepik.com

Jangan biarkan air mengendap di daunnya

Air yang menempel pada daun sekulen akan membiaskan sinar matahari pada daun secara ekstrem yang bisa mengakibatkan kebusukan pada sekulen.

Selain itu, daun yang basah rentan dihinggapi kutu tanaman. Pastikan kamu menyiram sukulen saat kondisinya sudah cukup kering ya.

Pupuk secara berkala

Untuk memastikan tumbuh kembang dari sukulen yang kamu miliki, kamu harus memastikan juga tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup.

Sukelen bisa mendapatkan nutrisi tersebut dari pupuk yang harus kamu berikan secara berkala. Sukulen bisa diberikan pupuk dengan jenis NPK untuk mendukung pertumbuhannya.

Dalam sekali pemberian kamu hanya boleh memberikan 2-3 butir pupuk saja ke tiap tanaman.

Apabila memberi pupuk terlalu banyak pada sukulen bisa membuatnya overheat (panas berlebihan). Jika berlebihan bukannya semakin subur malah mengering, guys.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button