OlahragaNews

Menpora: Atlet, Pelatih, dan Tenaga Pendukung Divaksin Besok

Proses vaksinasi tetap menerapkan protokol kesehatan

Hobring.com – Para atlet, pelatih, dan tenaga pendukung yang segera terlibat di ajang olahraga skala nasional maupun internasional jadi prioritas untuk divaksin.

Vaksinasi bakal dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada 820 atlet, pelatih, dan tenaga pendukung. Agenda tahap pertama di lingkungan mereka ini dijadwalkan berlangsung besok, Jumat (26/2), di Istora Senayan, Jakarta.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), yakni Zainudin Amali mengatakan bahwa dari sasaran yang sudah ditargetkan, atlet dan tenaga pendukung yang diprioritaskan merupakan mereka yang segera mengikuti ajang olahraga nasional maupun internasional.

“Vaksinasi itu terdiri dari cabor-cabor yang kita sudah inventarisasi. Jumlahnya kira-kira sekira 820-an. Tempatnya akan kita lakukan di GBK,” ungkap Amali, seperti dilansir dari pernyataan resmi Kemenpora.

Amali menjelaskan, pada gelaran skala nasional, atlet yang diprioritaskan untuk divaksin adalah mereka yang tampil di cabor sepak bola (Piala Menpora) dan bola basket (Indonesian Basketball League) yang mulai bergulir Maret mendatang.

Sementara itu, pada ajang skala internasional, prioritas utamanya meraka yang bakal terlibat dalam event Olimpiade dan Sea Games.

Baca juga:

Tahap selanjutnya, vaksinasi rencananya dilakukan untuk atlet, pelatih, dan tenaga pendukung cabang olahraga yang akan mengikuti Pekan Olaharga Nasional (PON). Di mana saat ini mereka masih berada di daerah masing-masing dan pihak Kemenpora bakal berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan di pusat dan Dinas Kesehatan di daerah.

“Rencananya akan kita jangkau sampai mereka yang ikut PON yang ada di provinsi-provinsi. Mudah-mudahan pendataannya tidak ada kesulitan karena data atlet sudah ada, apalagi mereka yang ada di Pelatnas itu lebih gampang lagi,” tuturnya.

Menpora Amali meminta protokol kesehatan ketat dijalankan selama pemberian vaksinasi terhadap atlet, pelatih, dan tenaga pendukung. Mengingat, pemberian vaksinasi Covid-19 diikuti oleh ratusan peserta.

“Karena pesertanya banyak, masih dalam situasi pandemi, kita harus tetap menjalankan protokol kesehatannya, physical distancing-nya juga dilakukan, sehingga tidak ada yang berdesak-desakan,” jelasnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button