OtomotifNews

Mengapa Lampu Rem Berwarna Merah? Ini Alasannya

Hobring.com – Semua kendaraan bermotor di Indonesia selalu dilengkapi dengan lampu rem pada bagian belakang dan mayoritas berwarna merah, serta tidak boleh diganti menjadi warna lain.

Dilansir laman resmi Hyundai Indonesia, dijelaskan apa alasan utama kenapa lampu rem pada bagian belakang harus tetap berwarna merah.

Bila berdasarkan teori, warna merah merupakan warna dengan gelombang terpendek daripada warna lain. Atas teori tersebut tidak heran bila warna merah adalah warna yang paling cepat untuk ditangkap mata manusia.

Dengan demikian, saat pengemudi menginjak rem berarti ia sedang memperlambat laju kendaraannya sehingga pengendara di belakang dapat berefek dengan cepat guna menghindari kecelakaan karena tabrakan dari bagian belakang. 

Baca juga:

Penggunaan warna lain pada bagian belakang motor tentu tidak menutup kemungkinan akan sedikit atau mungkin terlambat dalam merespon seorang pengemudi kendaraan yang berada di depannya.

Maka bagi kalian yang akan memodif mobil atau motor kalian, pastikan tidak menggunakan warna lain pada lampu rem belakang kalian ya. Mungkin sebagian orang akan terganggu jika kalian menggunakan warna berbeda pada lampu rem kalian.

Di samping itu, tidak menutup kemungkinan kecelakaan saat berkendara dengan segala faktor termasuk lampu depan atau lampu rem yang tidak menyala. Maka langkah preventif apa yang harus kita ambil untuk mengurangi hingga meminimalisir musibah tersebut.

Dan seandainya kalian menjumpai hal tersebut pastikan beberapa hal ini untuk mengurangi risiko yang akan kalian alami:

  1. Pecahkan kaca

Hal yang dapat kita lakukan bila menjumpai hal itu adalah memecahkan kaca pada bagian samping. Namun kaca sendiri tidak dapat dipecahkan bila berhadapan dengan sesuatu yang besar seperti palu atau tangan.

Adapun benda yang dapat memecahkan kaca saat kondisi tersebut adalah dengan pemecah kaca yang biasanya terdapat di sisi mobil. Namun andai kalian tidak menjumpai atau memilikinya, benda penggantinya adalah headrest. Kalian dapat mencopot headrest kalian dan menggunakannya sebagai alat pemecah kaca. 

  1. Gunakan sisi selain sisi depan untuk menghindar

Selain itu, pastikan kalian tidak memecahkan kaca pada bagian depan mobil kalian. Sebab bila kalian memecahkan dan menghindar melalui depan tidak menutup kemungkinan kalian akan mengalami cedera yang lebih serius dibandingkan melalui sisi samping.

Tak hanya itu, kaca pada bagian depan juga terbilang cukup kuat dan tidak mudah untuk dipecahkan, jadi daripada harus wasting time, buatlah semua dalam keadaan efisien.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button