FoodNews

Lebih Sehat Mana Makanan Berlabel Natural Atau Organik?

Hobring.comMakanan merupakan salah satu asupan manusia untuk dapat beraktivitas. Maka lebih sehat mana makanan berlabel natural atau organik?

Perkembangan zaman membuat semua kebutuhan kita menjadi mudah untuk ditemukan, begitu juga dengan makanan. Meski hampir semua kebutuhan mudah untuk didapatkan, namun kita harus memperhatikan apa yang baik untuk kita konsumsi.

Saking mudahnya untuk didapatkan, kadang kita dibingungkan dengan makanan mana yang terbaik, yang berlabel natural atau organik. Maka dari itu menurut beberapa sumber telah menjelaskan perbedaan antara natural dan organik.

Dikutip dari Kumparan, pada makanan berlabel natural memiliki makna alami dan seolah menjelaskan bahwa makanan tersebut tidak mengandung pengawet, pewarna, dan perasa buatan.

Baca juga:

Sementara organik seperti mengartikan bahwa makanan yang dihasilkan oleh petani ditanam dan diolah oleh pertanian. Produk dari bahan organik sendiri, seperti susu, daging, sayuran, dan buah-buahan.

Dengan kata lain, makanan natural dan organik berbeda pengertian. Natural berarti isi produknya, sementara organik berarti pengolahannya, dan berdasarkan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) tidak memiliki makna spesifik pada dua kata tersebut.

Makanan Organik dan Natural
Sumber: Mental Floss
Apa makna makanan berlabel natural dan organik?

Pada dasarnya makanan berbahan organik adalah makanan yang dihasilkan dari praktik pertanian untuk memenuhi kebutuhan seperti, mengurangi polusi, meningkatkan kualitas air dan tanah, memiliki habitat ternak yang sehat dan aman dan meningkatkan keberlanjutan sebuah pertanian.

Para petani yang mengusung hasil organik pun dilarang untuk menggunakan beberapa bahan, seperti pestisida, pupuk sintetis, dan rekayasa genetik serta didorong untuk menggunakan pupuk ramah lingkungan, seperti kompos.

Dengan mencuatnya masalah tersebut membuat Stanford Medicine melakukan sebuah penelitian dan menghasilkan sebuah jurnal berjudul Annals of Internal Medicine yang dirilis pada 2012 lampau yang menjelaskan bahwa makanan organik tidak memiliki keunggulan nutrisi jika dibandingkan dengan produk berlabel non-organik.

Sementara penelitian lain mengungkapkan produk organik menghasilkan kadar asam lemak omega-3 yang lebih tinggi dan otomatis lebih membuat jantung menjadi sehat. Selain itu kandungan bahan kimia beracun, yakni logam kadmium lebih sedikit bila dibandingkan dengan tanaman konvensional.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button