NewsMusik

Eks Drummer Slipknot Joey Jordison Meninggal di Usia 46 Tahun

Hobring.com – Kabar duka menyelimuti dunia musik metal dunia. Salah satu anggota pendiri sekaligus mantan drummer band heavy metal Slipknot, Joey Jordison, meninggal dunia di usia 46 tahun.

Hal itu diumumkan pihak keluarga mendiang pada Selasa (27/7) waktu Amerika Serikat. Dari pernyataan yang disampaikan oleh keluarga Joey Jordison, diketahui bahwa sang musisi meninggal saat sedang tidur.

“Kami sedih mengabarkan berita bahwa Joey Jordison, drummer, musisi, dan seniman yang produktif meninggal dunia dengan damai dalam tidurnya pada 26 Juli, 2021,” kata pihak keluarga dalam pernyataan kepada Billboard yang dirilis pada Selasa (27/7) waktu setempat.

Keluarga juga mengenang sang drummer sebagai sosok yang cerdas, lembut, dan baik hati. Mereka juga mengenang kecintaan Joey Jordison terhadap musik.

“Kematian Joey meninggalkan kami dengan hati yang kosong dan perasaan duka yang tak terlukiskan. Bagi siapa saja yang mengenal Joey tentu memahami kecerdasannya, kepribadiannya yang lembut, hatinya yang besar, dan cintanya pada semua hal tentang keluarga dan musik,” lanjutnya.

Rencananya, jasad mendiang akan dimakamkan oleh pihak keluarga secara tertutup tanpa disorot media dan juga publik.

“Kami, keluarga Joey, meminta pada teman-teman, penggemar, dan rekan-rekan media untuk menghargai privasi dan kedamaian yang kami butuhkan dalam kondisi yang sulit ini,” ungkap mereka.

“Keluarga akan mengadakan prosesi pemakaman secara tertutup dan meminta media dan publik menghargai keinginan itu,” sambungnya.

Joey Jordison Slipknot
Joey Jordison Slipknot (Instagram/ @joeyjordison)

Profil Joey Jodirson

Pemilik nama asli Nathan Jonas Jordison ini lahir di Des Moines, Iowa, Amerika Serikat pada 26 April 1975.

Kecintaan Jordison terhadap musik sudah dimulai sejak masih kecil. Kala itu kedua orang tuanya kerap memperdengarkan dirinya radio dibanding mengajak nonton televisi bersama.

Drum bukanlah alat musik pertama yang Jordison geluti saat kecil. Ia justru memulai dengan belajar memainkan gitar.

Kemudian sejak berusia delapan tahun, orang tuanya memberikan set drum sebagai ulang tahunnya. Sedikit demi sedikit, Jordison mulai memahami drum.

Bahkan, dia membentuk band pertamanya ketika masih duduk di sekolah sebagai tempat untuk mengukur dan mengasah kemampuannya.

slipknot

Awal mula Slipknot

Namanya mulai dikenal secara luas setelah membentuk band musik cadas Slipknot pada 1995 bersama penabuh perkusi Shawn Crahan dan bassis Paul Gray.

Pada tahun 2013, Slipknot mengumumkan bahwa Jordison dan band berpisah setelah menjalani kebersamaan hampir dua dekade.

Kontroversi hengkangnya Joey Jordison dari Slipknot

Ada kontroversi dibalik keluarnya Joey Jordison dari band yang membesarkan namanya itu. Alih-alih karena keinginan sendiri, ia mengaku dipecat dari Slipknot.

Dalam sebuah wawancara dengan Metal Hammer tahn 2016, ia mengaku mendapatkan e-mail berisi informasi pemberhentian dirinya

Joey Jordison menyebut tidak pernah ada pertemuan resmi yang dilakukan pihak band sebelum ia hengkang.

“Tidak ada pertemuan band? Tidak ada. Apa saja dari manajemen? Tidak, tidak ada,” katanya kala itu.

“Yang saya dapatkan hanyalah e-mail konyol mengatakan bahwa saya keluar dari band yang dengan susah payah saya bangun sepanjang hidup saya,” lanjutnya.

Mengidap penyakit serius

Di sisi lain, pada tahun 2016 Joey Jordison pernah dikabarkan memutuskan pamit dari Slipknot karena alasan kesehatan. Ia mengidap penyakit saraf myelitis transversal.

Ia pun mengklaim bahwa teman-temannya dalam band tersebut semakin membuat kesehatannya kacau karena penyalahgunaan obat.

Hal ini diungkap sang musisi saat manggung di Metal Hammer Golden God Awards 2016. Dia mengaku tak bisa lagi main drum karena penyakitnya itu.

“Saya kehilangan kaki saya. Saya tak bisa bermain lagi, ini adalah bentuk multiple sclerosis, yang menjadi musuh terburuk saya,” ungkapnya dalam Metal Hammer Golden Gods Awards 2016.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button