NewsOlahraga

Jangan Coba-coba Lakukan 5 Hal ini Sebelum Olahraga Lari

Hobring.com – Jogging atau Lari merupakan aktivitas olahraga yang bisa memberikan manfaat yang baik bagi tubuh. Mulai dari tubuh tetap sehat dan bugar, membuat suasana hati lebih senang hingga mampu menjaga berat badan agar tetap ideal.

Lari sendiri merupakan olahraga yang paling mudah untuk dilakukan dan gratis. Kalian bisa melakukannya di jalanan dekat rumah maupun fasilitas yang sudah disediakan. Namun yang terpenting untuk melakukan lari adalah niat dan waktu.

Sebelum lari, Anda juga harus melakukan pemanasan untuk menghindari cedera, siapkan lagu favorit untuk menemani setiap langkah dan minumlah secukupnya.

Baca Juga:

Kali ini Hobring akan membagikan beberapa hal yang harus dihindari sebelum olahraga lari agar mendapatkan hasil yang optimal. Berikut 5 hal yang harus kalian hindari;

1. Peregangan Statis

peregangan statis
Foto: Istimewa

Melakukan pemanasan sebelum olahraga merupakan hal penting agar terhindar dari cedera. Biasanya kita melakukan peregangan statis selama 30-60 detik sebelum memulai lari.

Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa melakukan hal tersebut adalah sebuah kerugian.

Brad Whitley, terapis fisik yang berbasis di California, menyebut peregangan statis sebelum latihan malah lebih banyak menimbulkan kerugian daripada manfaat.

Sementara itu, melansir dari Livestrong, peregangan statis saat otot masih dingin dan kencang membuat risiko cedera lebih tinggi. Sebaiknya lakukan peregangan dinamis.

Oleh karenanya, Anda disarankan melakukan peregangan dinamis ketimbang statis. Peregangan dinamis merupakan bergerak sabil melakukan peregangan sehingga mampu meningkatkan aliran darah ke otot. Contoh pergerakan dinamis yakni menggerakkan leher ke atas,bawah atau samping.

2. Makan Makanan Pedas

makanan pedas
Foto: Istimewa

Bukan hanya banyak konsumsi karbohidrat, makan makanan pedas walau sedikit juga dilarang ketika Anda ingin melakukan lari. Meskipun cabai memiliki beberapa manfaat, namun hal tersebut tidak sebanding dengan risiko yang akan diterima tubuh.

Dehidrasi, refluks asam lambung hingga diare bisa kalian alami. So, jangan sekali-sekali makan makanan pedas sebelum olahraga, ya.

3. Tidak Buang Air Kecil

Toilet
Foto: Istimewa

Membuang air kecil sebelum lari sangat disarankan. Meskipun belum merasa ingin BAB, kalian tetap harus membuangnya agar nyaman ketika berlari.

4. Banyak atau Kurang Minum

air putih
Foto: Istimewa

Berlari akan membakar kalori sekaligus membuat kalian akan mengalami dehidrasi. Kendati demikian, kalian tidak dianjurkan untuk minum air putih terlalu banyak karena dapat menyebabkan perut kembung dan bisa membuat anda ingin membuang air kecil saat lari.

Menurut Very Well Fit, hidrasi sebaiknya disiapkan satu jam sebelum lari. Minum sekitar 450 mililiter air putih atau jenis cairan lain selain minuman kafein. Strategi hidrasi sebelum berlari akan lebih baik lagi jika disiapkan beberapa hari sebelum lari terlebih untuk lari jarak jauh.

5. Kurang Tidur

kurang tidur
Foto: Istimewa

Melakukan olahraga setelah begadang semalaman atau kurang tidur tidak dianjurkan. Bukannya tubuh menjadi sehat, berolahraga ketika kurang tidur tidak baik untuk tubuh.

Pertama, kalian tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal ketika olahraga dengan waktu tidur yang kurang, karena tubuh akan cepat merasakan lelah.

Selain itu, kurang tidur membuat kadar hormone kortisol di dalam tubuh Anda akan meningkat yang dapat menyebabkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi menjadi turun drastis.

Kedua, kekurangan tidur dapat membuat kondisi tubuh menjadi lemah, sehingga tubuh rentan mengalami cedera ketika berolahraga.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button