NewsFood

Jangan Anggap Remeh! 7 Manfaat Mengonsumsi Tempe Bagi Tubuh

Hobring. com – Bagi orang Indonesia, tempe adalah makanan yang amat akrab di telinga masyarakat. Makanan yang berbahan dasar dari kedelai yang difermentasi ini kaya akan gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Tempe merupakan salah satu jenis makanan yang paling mudah untuk dijumpai. Makanan asli Indonesia ini dipercaya berasal dari Jawa Timur yang sudah diproduksi dari abad 18.

Ada berbagai macam olahan makanan yang bisa dibuat dari tempe, seperti tempe goreng, oseng tempe, orak-arik, tempe bacem dan sebagainya.

manfaat konsumsi tempe

Kandungan dalam tempe

Walau termasuk makanan murah, namun siapa sangka kandungan nutrisi yang ada di tempe bisa dikatakan kaya akan nutrisi, seperti karbohidrat, serta, riboflavin, asam pantotenat, piroksidin, dan biotin.

Selain itu, terdapat kandungan besi, thiamin vitamin B12, dan retinol. Bahkan tempe memiliki peran sebagai antibiotik untuk menyembuhkan infeksi dan sifat antioksidan yang mencegah penyakit degeneratif.

Penelitian oleh Departement of Biotechnology Anna University menjelaskan banyaknya manfaat tempe bagi tubuh, apa saja ya? Simak ulasannya berikut ini.

Pengganti daging

Baik tempe dan daging sapi sama-sama mengandung protein lengkap, tetapi tempe lebih baik untuk kesehatan jantung.

“Tempe sangat rendah lemak jenuhnya dan malah mengandung lemak tak jenuh yang menyehatkan jantung, seperti lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal,” kata Deborah Murphy, ahli gizi di Chicago.

Mencegah Osteoporosis

Tempe yang memiliki kandungan kalsium dan vitamin K sangat baik bagi pembentukan tulang. Jumlah vitamin K dalam tempe mengalami peningkatan setelah adanya proses fermentasi.

Dengan demikian, tempe sangat baik dikonsumsi untuk pengidap osteoporosis yang memerlukan asupan kaya kalsium tinggi. Dengan rutin mengonsumsi tempe dapat meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Pada proses fermentasi tempe, kedelai dan ragi akan membentuk asam fitat dan berbagai bakteri baik, salah satunya adalah probiotik. Prabiotik inilah yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh, salah satunya meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu juga dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan usus. Dengan probiotik, tempe mampu menjaga kesehatan tulang dan usus serta membantu melancarkan pencernaan.

Menangkal kanker

Penyakit kanker dapat merusak jaringan-jaringan dalam tubuh. Hal in terjadi karena adanya sel-sel abnormal yang terus bermutasi dan menghasilkan sel-sel baru dengan gen yang tidak sempurna.

Tempe diakui mampu menghambat proses produksi pembuluh darah sel kanker, karena adanya kandungan polifenol dan isoflavon didalamnya.

Menurunkan gula darah

Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah. Memilih menu makanan untuk penderita diabetes tentunya bukanlah hal yang mudah.

Namun, faktanya tempe bisa menjadi alternatif makanan untuk menurunkan gula darah. Kandungan isoflavon dan serat mampu mengontrol kestabilan gula darah dan memperbaiki resistensi insulin.

Selain itu, tempe juga bisa membantu menurunkan risiko diabetes tipe II. Belum lagi adanya kandungan manga merupakan nutrisi untuk membantu menurunkan kadar glukosa dalam darah.

Mencegah asma

Serat yang terkandung dalam tempe dapat memengaruhi kesehatan paru-paru yang memiliki peran penting dalam pernapasan. Kesehatan paru-paru sendiri dipengaruhi oleh cara serat dan asam lemak memasuki aliran darah.

Tempe berperan penting untuk mengurangi tingkat peradangan terkait respons pernapasan. Mengkonsumsi tempe juga bisa memperkuat sel-sel kekebalan di paru-paru untuk memiliki reaksi alergi yang lebih lemah.

Menurunkan kolesterol

Selanjutnya, tempe bermanfaat untuk menurunkan kolesterol. Kadar kolesterol jahat (LDL) bisa memiliki resiko tinggi mengalami serangan jantung dan stroke.

Oleh sebab itu, kandungan isoflavon berfungsi sebagai penurun kolesterol jahat. Tempe sangat efektif menurunkan kolesterol secara alami, terutama bagi yang berisiko serangan jantung atau stroke, yang disebabkan oleh kolesterol jahat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button