NewsLifestyle

Inilah Budidaya dan Jenis Tanaman Aquascape Tanpa Co2

Cara merawat tanaman aquascape tanpa Co2

Hobring.com – Sebuah Co2 atau karbon dioksida merupakan salah satu unsur penting yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dengan baik di dalam aquascape. Ternyata, ada beberapa jenis tanaman aquascape tanpa Co2 yang akan tetap mampu tumbuh subur dan cocok bagi para pemula.

Sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai tanaman apa saja yang dapat tumbuh tanpa Co2. Perlu Anda pahami terlebih dahulu bahwa Co2 memiliki kaitan yang erat dengan sebuah energi cahaya.

Dilansir dari laman SwellUK, tangki aquascape yang terang berpotensi memiliki energi yang tinggi. Sehingga dibutuhkan aliran air yang kuat, Co2, pupuk harian dan banyaknya perubahan air.

Sementara tangki aquascape dengan tingkat cahaya yang sedang dan cenderung rendah justru membutuhkan lebih sedikit Co2, pupuk dan perubahan air. Jika tingkat cahaya rendah, maka tumbuhan akan lebih sedikit melakukan fotosintesis dibandingkan dengan cahaya yang tinggi.

Menurut The 2HR Aquarist ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar tumbuhan di dalam aquascape tetap tumbuh dengan subur meskipun tanpa menggunakan Co2 atau karbon dioksida.


Baca Juga:

Langkah yang pertama adalah memilih tanaman aquascape tanpa Co2. Berikut ini adalah rekomendasi jenis tanaman aquascape yang bisa Anda gunakan dan aplikasikan pada aquascape Anda seperti yang dikutip dari laman PetWave:

1.Java Fern
Java Fern adalah tanaman aquascape tanpa Co2 yang memiliki nama ilmiah Microsorium Pteropus. Di dalam aquascape, Java Fern idealnya diletakan pada bagian depan akuarium.

Tanaman aquascape yang satu ini tak hanya dapat tumbuh dalam kondisi pencahayaan yang rendah. Namun juga sangat direkomendasikan bagi para pemula.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Marco (@fresh_waterfishguy)

Selain memiliki kemampuan sebagai tanaman yang sangat kokoh, Java Fern juga dapat beradaptasi dengan kondisi dan parameter air yang berbeda-beda. Sehingga, menjadikannya sebagai tanaman akuarium yang begitu mudah untuk dibudidayakan.

Sebaiknya, Anda tidak menanam Java Fern di substrat. Supaya dapat tumbuh dengan subur, ikatkan Java Fern di kayu apung atau batu dengan menggunakan tali pancing atau sebuah kapas.

2.Anubias
Tanaman aquascape tanpa Co2 berikutnya adalah Anubias. Tumbuhan yang satu ini dapat hidup dengan suhu sekitar 18-30 derajat celsius.

Umumnya, Anubias dapat tumbuh diberbagai substrat seperti bebatuan, kerikil, pasir dan tanah di dalam aquascape.

Jadi, Anda tidak perlu khawatir apakah Anubias dapat tumbuh dengan baik atau tidak di dalam akurium meskipun tanpa adanya Co2.

3.Cryptocoryne
Cryptocoryne adalah jenis tanaman aquascape tanpa Co2 yang dapat hidup diberbagai substrat dengan pencahayaan yang rendah.

Selain itu, Cryptocoryne memiliki akar yang kuat, sehingga tanaman yang satu ini juga dapat Anda letakan bersamaan dengan ikan yang cukup besar.

4.Echindorus
Tanaman aquascape berikutnya yang dapat hidup diberbagai substrat akuarium dengan pencahayaan yang sedang adalah Echindorus. Tak hanya aquascape, tumbuhan yang satu ini umumnya dapat menghiasi kolam dan taman air dengan warna yang cantik.

Menariknya, Echindorus memiliki akar yang dapat memberikan pergerakan sehingga terjadinya proses pergantian udara di dalam akuarium.

Selain akar, daun Echindorus juga kaya akan nutrisi yang bisa dijadikan sebagai sumber makanan alami yang bagus untuk hewan di dalam aquascape seperti udang.

5.Vallisneria
Selanjutnya tanaman aquascape yang dapat hidup tanpa Co2 adalah Vallisneria. Sebagai tanaman yang dapat hidup diberbagai substrat, Vallisneria merupakan tanaman aquascape yang paling mudah untuk tumbuh dan cocok diletakan pada bagian belakang aquascape.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Andy Tran (@andytran93)

Daunnya yang panjang dapat memberikan keteduhan dan tempat persembunyian bagi ikan-ikan kecil yang hidup di daerah tropis. Tentu saja, aquascape Anda akan semakin hidup dengan adanya Vallisneria.

6.Hygrophila Difformis
Jenis tanaman aquascape tanpa Co2 yang dapat tumbuh dengan berbagai substrat adalah Hygrophila Difformis. Memiliki karakteristik yang kokoh, kuat dan sangat mudah tumbuh, membuat tanaman aquascape yang satu ini sangat cocok bagi para pemula.

Anda bisa meletakkannya di bagian belakang aquascape yang nantinya Hygrophila Difformis akan membentuk sebuah latar belakang yang hijau cerah yang teduh untuk aquascape Anda dan ikan-ikan seperti Neon Tetra, White Could, Rosy Barb, Gold Fish dan ikan yang hidup di area tropis lainnya.

7.Pennywort
Pennywort atau dengan nama ilmiahnya Lysimachia Nummularia adalah tanaman aquascape yang dapat tumbuh diberbagai substrat dengan tingkat cahaya yang rendah.

Cocok diletakan sebagai latar belakang, pennyword adalah jenis tanaman aquascape tanpa Co2 yang sangat tepat untuk diaplikasikan pada tema-tema tropis. Beberapa ikan yang cocok untuk hidup berdampingan dengan Pennywort adalah Tetra dan Rainbowfish.

8.Duckweed
Duckweed adalah jenis tanaman aquascape tanpa Co2 yang umumnya hidup dengan terapung. Memiliki nama ilmiah Duckweed Lenma Minor, tanaman aquascape yang satu ini sangat tepat jika diletakan mengambang di bawah permukaan air dengan membentuk sebuah permadani hijau yang subur.

Menariknya, Duckweed adalah salah satu tanaman aquascape yang berbunga kecil di mana buanya hanya dapat Anda lihat dengan jelas menggunakan alat mikroskop.

9. Fontinalis Moss
Dengan nama ilmiah Fontinalis Antipyretica, jenis tanaman aquascape tanpa Co2 ini merupakan tanaman yang popular dikalangan para pegiat aquascape.

Daunnya yang tipis, membuat Fontinalis Moss dapat dijadikan sebagai permadani atau lumut hijau yang menjadi tempat persembunyian ikan-ikan tropis dengan ukuran kecil.

Setelah Anda menentukan jenis tanaman aquascape tanpa Co2 apa saja yang dapat tumbuh di dalam akuarium Anda. Tugas Anda belum selesai sampai di sini.

Langkah selanjutnya adalah memilih tanaman yang paling ‘mudah’ melalui cara pengerjaan hardscape yakni teknik tata letak di dalam akuarium dengan menggunakan media batu, pasir, akar pohon dan dekorasi lainnya tanpa memasukan air di dalam.

Jika hardscape sudah selesai, langkah berikutnya adalah menggunakan substrat akuarium yang ditanam dengan berbasis tanah.

Akuarium dengan berteknologi rendah dapat menyimpan nutrisi jangka panjang bagi tanaman. Sehingga, pembusukan organik di tanah dapat membantu pertumbuhan tanaman akibat pelepasan karbon ke udara.

Pada tahap penanaman tanaman aquscape, Anda bisa menanam tanaman dengan rapat yang bertujuan untuk menstabilkan ekosistem aquascape. Selain itu juga dapat membantu menyerap logam-logam yang berat.

The 2HR Aquarist menyarankan setidaknya ada 50% tanaman aquascape yang ditanam pada tahap ini. Setelah itu, Anda bisa mulai secara bertahap meningkatkan jumlah tanaman tambahan di dalam aquascape Anda.

Dalam pemilihan akuarium, Anda bisa memilih antara tangki yang berukuran dangkal atau tidak. Tentunya, setiap akuraium memiliki tingkat kesulitan dan kemudahannya masing-masing. Jadi pastikan Anda memahaminya dengan sangat baik.

Langkah terakhir, namun bukan akhir dari segalanya adalah merawat aquascape tanpa Co2 milik Anda secara berkala. Upayakan selalu untuk selalu memeriksa tingkat cahaya agar tidak terlalu terang dan tidak terlalu redup.

Selain itu, Anda juga harus rutin memeriksa tanaman Anda apakah setiap harinya mengalami perkembangan atau justru tidak tumbuh dengan baik.

Selain itu, cari tahu berbagai pengetahuan mengenai cara budidaya dan jenis tanaman aquascape tanpa Co2 yang memungkinkan untuk dilakukan oleh pemula.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button