NewsLifestyle

Hari Bumi 2021: Langkah Sederhana Menjadi Agen Perubahan

22 April diperingati sebagai Hari Bumi Sedunia

Hobring.com – Setiap tanggal 22 April diperingati sebagai Hari Bumi Sedunia. Pada tahun ini, Earthday.org mengusung tema ‘Restore Our Earth’ sebagai upaya untuk memulihkan dan mengisi kembali bumi kita dalam hal mengatasi perubahan iklim melalui mitigasi dan adaptasi.

Pada 22 April 1970 merupakan awal terbentuknya Hari Bumi di mana Senator Asal Amerika Serikat, Gaylord Nelson menjadi pemimpin sekaligus pencipta Earth Day atau Hari Bumi.

Hari jadi Earth Day ditandai dengan sebuah demonstrasi besar-besaran di Amerika Serikat berkaitan tentang masalah lingkungan dengan melibatkan 20 juta penduduk Amerika seperti yang dilansir dari News18.

Berbagai kalangan yang menamai dirinya aktivis lingkungan, turun ke jalan-jalan di kota untuk memprotes atas perubahan iklim yang terjadi pada saat itu.

Adapun organisasi yang paling lantang dalam menyuarakan perubahan iklim di planet bumi adalah Greenpeace dan hal itu dilakukannya sampai saat ini.


Baca Juga:


Dalam rangka memperingati Hari Bumi ke 51 tahun, inilah langkah-langkah sederhana yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan bumi yang dapat dimulai dari diri sendiri.

1.Pejuang Sampah

Tahukah Anda bahwa sebuah botol plastik yang kita gunakan sehari-hari membutuhkan waktu lebih dari 450 tahun agar dapat terurai dengan sempurna di tempat pembuangan sampah. Lalu apa yang akan terjadi jika kita mengabaikannya?

hari bumi
Foto: jcomp1

Dunia menghasilkan limbah padat di perkotaan setiap tahunnya sebanyak 2,01 miliar ton dan 33 persen dari sampah itu tidak dikelola dengan baik untuk keberlangsungan kehidupan lingkungan seperti yang dikutip dari Data Topics The World Bank.

Sementara pada bulan April – Mei 2020, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dilansir dari Liputan6.com mengungkapkan adanya peningkatan sampah plastik di Indonesia akibat tren belanja online yang umumnya menggunakan bahan-bahan plastik.

Jika hal itu diabaikan dan dibiarkan secara terus menerus, maka diperkirakan limbah akan tumbuh menjadi 3,40 miliar ton pada tahun 2050 mendatang. Hal itu akan berdampak semakin buruk pada negara-negara yang menghasilkan sampah terbanyak di dunia.

Langkah sederhana untuk mengatasinya adalah dengan cara mengganti botol plastik menjadi botol minum tumblr. Anda juga bisa mengubah plastik belanjaan Anda dengan kantong belanja yang mudah didaur ulang.

Selain itu, Anda juga bisa belajar memilih dan memilah sampah organik, anorganik dan limbah berbahaya yang sekiranya dapat Anda manfaatkan dan mengubahnya menjadi sesuatu hal yang bernilai manfaatnya.

2.Menanam Pohon

Menurut National Geographic, para peneliti memperkirakan ada sekitar 15 miliar pohon di dunia yang ditebang setiap tahunnya. Hal ini tentu saja berdampak buruk pada oksigen di bumi dan lapisan atsmofer ozon planet ini.

hari bumi
Foto: jcomp

Pada tahun ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia mengupayakan untuk memberikan perlindungan pada hutan bakau atau mangrove di dunia. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan hutan bakau terbesar di dunia.

Program Perlindungan Hutan Mangrove adalah bagian dari Pembentukan Pusat Mangrove Dunia atau World Mangrove Center. Dikutip dari Menlhk.go.id, nantinya program ini akan berlangsung selama 8 tahun ke depan.

Tujuan adalah untuk mendukung perlindungan dan restorasi hutan mangrove di lokasi percontohan melalui pengelolaan yang dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mengutamakan aspek sosial, ekologi dan ekonomi oleh instansi kehutanan dan masyarakat.

Jadi, mulai sekarang mulainya untuk menanam dan rawatlah satu pohon dilingkunganmu. Sebab 1 pohon pada setiap orang dapat berdampak baik untuk bumi dan planet kita.

3.Matikan Lampu

Listrik adalah bagian dari kebutuhan untuk umat manusia. Namun terkadang, listrik bisa menjadi pemicu masalah besar dalam lingkungan yang kita tinggali saat ini.

Hari Bumi
Foto: bchancha

Di Indonesia, batu bara dianggap sebagai sumber listrik utama karena dinilai lebih murah dan mudah didapatkan. Ketergantungan dengan batu bara ini yang menjadi permasalahan menurut pendapat para aktivis lingkungan.

Beberapa negara sudah mulai beralih pada energi terbarukan dengan mengandalkan tenaga surya untuk mengubahnya menjadi tenaga listrik. Beberapa negara lainnya juga sudah menggunakan tenaga angin yang digerakan oleh turbin atau kincir angin.

Namun dibalik energi terbarukan itu ada masalah lain yakni berkaitan dengan biaya yang bisa dibilang cenderung mahal.

Jika kita masih merasa kesulitan untuk beralih ke energi terbarukan, salah satu caranya dengan mematikan lampu dan menggunakan listrik secukupnya.

4.Hemat Air

Kita mungkin sering mendengar nasihat orang tua untuk lebih hemat pada penggunaan air. Nyatanya hal itu memang baik dan berdampak positif untuk jangka panjang pada planet bumi yang kita tinggali saat ini.

Hari Bumi
Foto: naypong

Air merupakan kebutuhan utama yang dibutuhkan oleh semua mahluk hidup termasuk manusia. Namun sayangnya tidak semua air dapat kita konsumsi dan digunakan.

Langkanya air bersih telah menjadi konsen bagi para pegiat aktivis lingkungan. Hal ini dapat kita lihat pada meningkatnya penggunaan air khususnya di masa pandemi Covid-19.

Jadi, sudah selayaknya kita lebih menghemat air saat ini. Pastikan keran yang Anda nyalakan sebelumnya sudah tertutup dengan baik dan sempurna. Sehingga tidak menimbulkan istilah membuang-buang air.

5.Gunakan Transportasi Ramah Lingkungan

Apakah Anda pernah mendengar kata One Person One Car? Istilah ini bisa memiliki tafsiran yang berbeda-beda dan umumnya merujuk pada penggunaan kendaraan pribadi yang hanya diisi oleh satu orang saja.

Di Malaysia, istilah One Person One Car merepresentasikan seorang yang menggunakan mobil pribadinya yang berukuran kecil. Jika diperhatikan secara seksama, mobil tersebut bukan mobil yang sering kita lihat.

Hari Bumi
Foto: Bicycling.com

Melainkan, inovasi asal negara Sabah ini adalah upaya untuk mengurangi kemacetan lalu lintas. Jika biasanya kita melihat mobil dengan kapasitas 4-6 diisi oleh satu orang dan menyebabkan kemacetan jalan. Mobil ini didesain khusus untuk satu orang saja.

Terlalu banyak mobil dengan kapasitas sekitar empat orang atau lebih tak hanya memicu kemacetan lalu lintas. Namun juga menyebabkan permasalahan pada polusi udara akibat asap bahan bakar.

Oleh karena itu, cara untuk mensiasati hal tersebut dengan beralih menggunakan transportasi umum atau kendaraan yang ramah lingkungan seperti sepeda. Hal ini tentu saja dapat membantu mengurangi polusi udara dari kendaraan kita gunakan sehari-hari.

6.Teruslah Bergerak

Setelah kita melakukan semuanya, kadang kala kita akan mendapatkan hambatan entah dari dalam diri sendiri atau dari lingkungan kita.

Meskipun akan ada banyak hal tak terduga, tapi jangan pernah menyerah untuk terus bergerak. Menjadi agen perubahan memang bukanlah yang mudah tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan.

Teruslah bergerak dan bagikan energi positif kepada lingkungan kita agar kita bisa saling bersinergi untuk membantu memulihkan bumi kita yang sudah tua ini. Jika bukan diawali dari diri sendiri, lalu dari mana lagi?

Nah itulah langkah-langkah sederhana yang bisa kita lakukan untuk turut berkontribusi menyelamatkan bumi kita dari ancaman yang tengah kita hadapi saat ini.

Semoga kepedulian kepada planet ini bukan hanya sekadar perayaan Hari Bumi saja. Namun dapat kita praktikkan dalam kehidupan yang berkelanjutan. Selamat Hari Bumi, please restore our earth!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button