NewsHiburan

Gal Gadot: Israel Berhak Hidup Jadi Bangsa Bebas dan Aman

Hobring.com – Aktris berkebangsaan Israel, Gal Gadot tengah jadi sorotan warganet. Pasalnya, ia ikut terseret dalam konflik Palestina-Israel yang kembali memanas di Yerusalem belakangan ini.

Akun Instagram pemeran Wonder Woman itu diserbu warganet yang berkomentar soal Palestina. Sebagian warganet menuliskan tagar #freepalestine hingga #savegaza di kolom komentarnya.

Lewat akun Twitter pribadinya, Gal Gadot menyebut mengkhawatirkan kelurga dan kerabat yang ada di sana. Ia menyebut konflik Israel dan Palestina bagaikan lingkaran setan yang tak kunjung berakhir pada Rabu (12/5) malam.

“Hati saya hancur. Negara saya sedang berperang. Saya khawatir dengan keluarga dan teman-teman saya. Saya mengkhawatirkan rakyatnya,” tulis Gal Gadot.

Baca Juga:

“Ini lingkaran setan yang berlangsung terlalu lama. Israel berhak hidup sebagai bangsa yang bebas dan aman. Tetangga kita juga berhak mendapatkan hal yang sama,” lanjutnya.

“Saya berdoa untuk para korban dan keluarga mereka. Saya berdoa agar permusuhan ini berakhir. Saya berdoa bagi para pemimpin untuk menemukan solusi agar kita bisa hidup berdampingan dengan damai. Saya berdoa untuk hari-hari yang lebih baik,” tulisnya.

Tak lama setelah itu, pernyataan pemeran Wonder Woman ini rupanya menuai pro dan kontra di kalangan warganet yang menyoroti Gal Gadot memilih kata “tetangga”, alih-alih Palestina.

Warganet juga memperdebatkan pernyataan perempuan kelahiran 30 April 1985 itu yang seolah mendukung Israel selama pemberontakan.

Sadar bahwa cuitannya ini berpotensi memantik pro-kontra di jagat maya, Gal Gadot mematikan kolom reply di Twitter dan kolom komentar akun Instagram.

Hingga pada Kamis (13/5) siang, kolom komentar cuitan tersebut telah ditutup Gal Gadot. Berdasarkan pantauan Hobring.com, cuitan itu telah dikutip lebih dari 122 ribu kali, dicuit ulang 20 ribu kali, dan disukai 113 ribu akun.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan korban tewas keseluruhan di Gaza mencapai 65 orang, termasuk 16 anak-anak. Selain itu, setidaknya sebanyak 365 orang mengalami luka-luka.

Sebelumnya, Aktris berusia 30 tahun ini juga sempat menuai kontroversi pada 2020 lalu usai didapuk untuk memerankan tokoh perempuan legendari Mesir, Cleopatra.

Hal ini menuai reaksi pro dan kontra. Sejumlah warganet mempertanyakan kecocokan Gal Gadot untuk memerankan karakter yang berasal dari tanah Afrika.

Gal Gadot dinilai terlalu “Hollywood”, sementara sebagian lain mengaku keberatan karena sang artis berasal dari Israel.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button