NewsHiburan

Fakta-Fakta Kontroversi Drakor Racket Boys yang Bikin Marah Netizen Indonesia

Hobring.com – Beberapa hari lalu, drama Korea Racket Boys menuai kecaman karena sejumlah adegan di episode lima yang dinilai menggambarkan citra buruk untuk Indonesia sebagai tuan rumah di pertandingan tersebut.

Drama Racket Boys bercerita mengenai kehidupan atlet remaja bulutangkis Korea Selatan. Adapun adegan yang tayang pada episode ke 5 pada Senin (14/6) mendapat sejumlah kritikan dari penonton drakor Indonesia.

Ahn Nae Sang, yang berperan sebagai pelatih nasional bulu tangkis Korea Selatan mengutarakan kekecewaan terhadap penginapan yang buruk di Jakarta dan menganggap hal itu disengaja.

Adegan lainnya menampilkan, dialog yang disampaikan So A Rin, yang membuat netizen semakin geram.

Baca Juga:

“Besok akan banyak penonton yang mengejek kita,” ujar sang aktris yang berperan sebagai anggota tim bulu tangkis nasional Korea.

Hal itu membuat netizen Indonesia merasa keberatan dengan dialog dalam drama Korea Racket Boys, karena dinilai memberikan kesan buruk tentang suporter Indonesia. Berikut sejumlah fakta mengenai drama Racket Boys:

racket boys 1
Dok/Foto: Drama Korea Racket Boys (SBS)

Dianggap lecehkan Indonesia

Drama Racket Boys mulai ditayangkan pada 31 Mei lalu yang disutradarai oleh Cho Young Kwang yang mengambil setting cerita mengenai cabang olahraga bulu tangkis.

Racket Boys ditulis oleh penulis Jung Bo-Hoon yang merupakan penulis dari drama Prison Playbook, salah satu drama yang populer di tahun 2017. Adapun drama tersebut rencananya akan tayang sebanyak 16 episode, yang hadir setiap hari Senin dan Selasa.

Munculnya adegan dari drama ini yang dianggap merendahkan Indonesia adalah pada episode 5. Diceritakan sejumlah atlet remaja bulutangkis Korea Selatan tengah mengikuti bulutangkis di Jakarta.

Adapun dialog yang membuat netizen marah adalah saat pelatih tim nasional Han Se Yoon yang mendapat keluhan dari Fang (Ahn Nae Sang) yang mengeluhkan mengenai buruknya fasilitas tempat Latihan dan penginapan yang diberikan panitia Indonesia.

“Penginapannya buruk sekali. Mereka (tuan rumah) berlatih di tempat pertandingan dan kita dipaksa latihan di salah satu tempat latihan tua yang tidak terdapat AC, yang benar saja,” kata Fang, pelatih Han Se Yoon.

SBS minta maaf

Pada Kamis (16/6) lalu, SBS akhirnya merilis pernyataan terkait kontroversi Racket Boys, pihaknya melayangkan permintaan maaf melalui kolom komentar di Instagram. Mereka menulisnya dalam bahasa Indonesia.

“Kami dari tim produksi [Racket Boys] menyampaikan permohonan maaf mengenangkan pertandingan yang tersiar di episode 5, kami tidak bermaksud untuk merendahkan negara, pemain atau penonton tertentu,” tulis akun @sbsnow_insta.

Pihaknya berjanji akan mencermati episode Rocket Boys selanjutnya. “Namun demikian, kami mohon maaf atas beberapa adegan yang telah menyinggung pemirsa kami dari Indonesia. Kami akan memperhatikan dengan seksama untuk episode selanjutnya,” tutur SBS.

Rating di iMDb terjun bebas

Setelah penayangan episode lima yang menuai kontroversi dan banyak kecaman, Racket Boys harus menelan pil pahit lagi.

Rating drama Korea yang dibintangi Tang Joon-sang itu terjun bebas. Dilihat dari situs iMDb per tanggal 20 Juni 2021, serial tentang tim bulutangkis remaja itu mendapat rating 1,5 dari skala 1-10.

Dari 6.200-an pengguna, 96 persennya atau sekitar 5.968 user memberikan rating 1. Sementara hanya 0,9 persen atau 59 pengguna yang memberi rating 10.

Sempat berganti nama jadi RacketRacist

Kemarahan netizen Indonesa tidak hanya membuat rating Racket Boys anjlok, tapi juga mengubah judulnya menjadi RacketRacist, Sabtu (19/6).

Entah siapa yang mengubah nama drakor tersebut. Namun setelah dipantau kembali, judulnya sudah berubah lagi menjadi Racket Boys. Kritikan pun masih terus dilancarkan netizen di kolom review.

“Kalau drama ini ingin mengritik tentang hal terburuk dalam dunia olahraga, jangan gunakan negara kami sebagai contohnya, pakai negara fiksi. Sejujurnya melihat bocoran pertamanya saya benar-benar tertarik nonton drama ini. Tapi semuanya telah terjadi. Maaf saya tidak akan pernah lagi menontonnya. SANGAT MENGECEWAKAN,” tulis netizen.

Yannie Kim ikut memberikan komentarnya

Aktris Indonesia yang berkarir di Korea Selatan, Yannie Kim ikut terseret dalam hebohnya drama tersebut.
Yannie yang putrinya muncul pada episode ke 5 ikut terkena imbas. Netizen bahkan menudingnya menerima sogokan dari Racket Boys.

Terkait hal itu, Yannie kemudian menjelaskan dalam unggahannya bahwa putrinya hanya mendapatkan script tanpa dialog. Hal ini karena putrinya tidak ada dialog sama sekali karena saat itu hanya memfokuskan adegan atlet saat bertanding.

drakor racket boys
Dok/Foto: Tangkap Layar @JTBC News

Masuk berita Korea Selatan

Ternyata tidak hanya di Indonesia, adegan di episode 5 drama Korea Racket Boys rupanya juga ramai dibahas di negara asal drama itu, Korea Selatan.

Bahkan drama tersebut masuk dalam berita JTBC, seperti diunggah YouTuber dan artis asal Indonesia yang tinggal di Korea Selatan, Yannie Kim.

“Sudah masuk berita Korea masalah Drama RB dan Pihak TVnya banyak dihujat juga sama KNETS juga,” tulis Yannie di akun @yannie_kim79.

“Intinya: lagi – lagi drama korea membuat cerita diskriminasi membuat kecewa pecinta pecinta Kdrama,” imbuhnya.

Bahkan YouTuber asal Korea Selatan, Jang Hansol juga menceritakan reaksi netizen Korea usai mendapat kritikan dari Indonesia.

“Mayoritas komen, ini adalah drama yang malu-maluin negara, jelas-jelas sekarang ini era drama Korea itu ditonton enggak cuma dari Korea tapi orang dari luar negeri,” kata Hansol.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button