NewsMusik

Euforia Music Publisher Lindungi Hak Cipta Musisi Indonesia

Hobring.com – Hak Cipta adalah suatu hal yang berkaitan erat dengan hak eksklusif atau hak kekayaan intelektual yang dimiliki oleh pencipta. Musik atau lagu merupakan salah satu jenis karya seni yang perlu mendapatkan perhatian dan perlindungan dari hak cipta.

Pada 2018, Dory Soekamti mulai menyadari tentang pentingnya hak cipta untuk musisi khususnya para songwriter atau penulis lagu di Indonesia.

Sejak saat itu, upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap hak cipta membuatnya membentuk platform music publisher dengan nama Euforia Music Publisher.

Mulanya, kehadiran music publisher milik Dory Soekamti bertujuan untuk mewadahi para musisi khususnya songwriter yang berada di Yogyakarta.

Tak hanya itu saja, Euforia Music Publisher juga ingin mengajak kepada para songwriter untuk menyadari pentingnya hak cipta dalam dunia industri musik.

“Memang banyak juga musisi-musisi yang lain di Jogja yang belum tergarap dari sisi songwritingnya. Jadi mereka hanya (berpikir bahwa) ngeband itu jualan album sama manggung aja. Akhirnya kita memutuskan untuk bikin publshing sekaligus mengajak teman-teman untuk bergabung,”ujar Dory Soekamti kepada Hobring.com pada Kamis (29/04) melalui Zoom.


Baca Juga:


Antusiasme para musisi Indonesia khususnya songwriter membuat jangkauan Euforia Music Publisher tidak ada berada di wilayah Yogyakarta saja.

Saat ini sudah ada sekitar 340 songwriter yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia yang bergabung dengan Euforia Music Publisher.

“Nggak hanya musisi-musisi dari kota-kota besar. Kadang-kadang dari kabupaten tertentu pun kita siap (mewadahi) selama masuk ke dalam kategori kurasi kita,”tutur Dory Soekamti.

Menurut Dory, music publisher memiliki peran sebagai pengelola hak cipta. Saat berbicara tentang penggunaan lagu baik yang digunakan dalam sebuah iklan, film dan lainnya.

Maka publishing memiliki andil atas nama songwriter untuk melindungi hak cipta pemilik musik atau lagu.

Oleh karena itu, bagi para musisi dengan jalur independen yang tertarik untuk bergabung bersama Euforia Music Publisher, Dory mengatakan bahwa ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

“Untuk bergabung biasanya diminta untuk mengirimkan sampel karya ke email penerbitmusikeuforia@gmail.com. Habis itu prosesnya ada kurasi dulu yang sesuai dengan standar kita. (Setelahnya) nanti akan sign contract dengan songwriter tersebut,”jelasnya.

Selain kemudahan untuk bergabung dengan Euforia Music Publisher, keuntungan yang didapatkan para musisi adalah pengelolaan hak cipta yang lebih terorganisir.

“Saya menganalogikan publisher seperti laundry. Sebenarnya bisa diurus sendiri songwriternya. Cuman memang ribet (dan) memakan waktu. Jadi takutnya kreativitas musisi jadi agak sedikit terhambat,”tuturnya.

Dory menyadari bahwa beberapa musisi mungkin menjadikan musik hanya sebagai hobi saja semata. Tapi untuk beberapa musisi lainnya, bermusik adalah bagian dari passive income.

Sehingga buat mereka yang menjadikan musik sebagai passive income dan pegangan hidup utama, hak cipta menjadi hal yang begitu penting dalam berkarya.

Setelah single terakhir Endank Soekamti yang berjudul ‘Kembali’, kini grup asal Yogyakarta tersebut tengah disibukkan dengan beberapa aktivitas.

Adapun salah satu aktivitas yang sedang dijalani adalah proyek lagu-lagu Endank Soekamti dengan versi akustik untuk menghadirkan suasana baru dalam mendengarkan musik mereka.

FITRA

Content writer sejak 2015 sampai sekarang. Hobi traveling dan petualangan. Suka membaca dan koleksi buku-buku sejarah. Saat ini sedang menempuh magister Hubungan Internasional di Paramadina University. Nature enthusiast and blue lovers. Find me on Instagram!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button