NewsLifestyle

Earthrise: Haute Couture Tiga Dimensi dalam Ruang Ekstrem Buatan Iris van Herpen

Hobring.com – Fashion designer asal Belanda, Iris van Herpen menampilkan beberapa koleksi Haute Couture terbarunya yang bertajuk Earthrise, Senin (5/7).

Peragaan busana Haute Couture memang identik dengan hal-hal yang tidak biasa. Tapi koleksi yang satu ini sukses menjadi sorotan yang menegangkan.

Rasa kebebasan yang Iris van Herpen jelajahi dalam koleksinya itu memiliki garis yang berbeda. Bagi mantan penari ini, kebebasan selalu dikaitkan dengan gerakan.

Menurutnya, Haute Couture bertajuk Earthrise ini merupakan imaji bumi yang dilihat dari perspektif Apollo 8 yang menunjukan bumi sebagai “marmer biru” rapuh yang tergantung di alam semesta yang luas.

Dengan demikian, dalam koleksinya Iris ingin menampilkan keindahan bumi yang dilihat sebagai kesatuan. Dia mengaitkan rasa kebebasan dengan gerakan seni.

“Kami pasti berada pada titik waktu di mana perspektif mereka berubah. Sains memberi tahu kita, tetapi saya pikir seni juga benar-benar meningkatkan perspektif baru,” jelas Iris van Herpen yang dilansir dari Vogue, Selasa (6/7).

Dia mengeser pandangan antroposentris dan melihat bumi dari jauh, dan mencetuskan sebuah ide yang revolusioner.

Di musim ini, sebagai kelanjutan dari dedikasi Iris terhadap tema sustainability, ‘Earthrise’ menandai kolaborasi yang konsisten dengan Parley for the Oceans, di mana banyak bahan yang Dia gunakan terbuat dari plastik daur ulang.

Salah satu koleksi gaunnya berkolaborasi bersama Domitille Kiger, yang juga seorang atlet juara dunia terjun payung.

Dia mengenakan sebuah gaun bernuansa biru yang terbuat dari ribuan sisik. Kiger nampak melompat dari ketinggian stratosfer.

Sementara sang videografer, Alexandre Aimard menangkap sebuah momen runway yang luar biasa, sang model yang terjun bebas di posisi terbalik dengan bumi sebagai background-nya.

“Saya pikir (Kiger) sosok yang sangat simbolis untuk mewujudkan kualitas wanita yang saya cari. Ini benar-benar kebebasan bertualang dan kekuatan untuk dapat mengatasi ketakutan, dan bersemangat untuk melangkah jauh dalam mendorong batasan diri Anda,” ujar Iris.

“Untuk ‘Earthrise‘, ini adalah sebuah wujud keberanian saya untuk meluncurkan karya, sebuah obyek tiga dimensi, ke sebuah ruang yang ekstrem dengan kecepatan 300 km/jam, (demi) menemukan batas terjauh daya tahan hasil dari keahlian haute couture“, imbuhnya dalam akun Instagramnya.

Proses pembuatan

Untuk mewujudkan koleksi terbarunya ini, proses pengetesan dan uji coba yang panjang tentunya sudah dilakukan.

Berulang kali, Iris memastikan bahwa gaun ini aman dikenakan bahkan dikecepatan tinggi dan dalam kondisi ekstrem seperti suhu, tekanan, hingga durabilitas.

Koleksi Couture-nya yang epic juga turut menggandeng beberapa seniman hebat, di antaranya seniman kinetik Casey Curran.

Iris dan Casey berkolaborasi dalam menciptakan sebuah gaun berwarna biru-putih ombre yang dibuat dari kepingan-kepingan yang ditopang dengan rangka kinetik yang membuat gaun terlihat lebih bernyawa.

Kolaborasi dengan seniman Inggris-Prancis, Rogan Brown menghasilkan tiga tampilan yang tampak seperti relief yang dibuat dari ratusan lapisan yang memakan waktu produksi hingga berbulan-bulan.

Sejauh ini, Iris membuat 19 tampilan yang menggambarkan seorang model melayang di angkasa, dengan menggabungkan unsur-unsur tarian, eksplorasi dan pikiran inovatif melalui koreografi di langit luas.

Iris van Herpen mendobrak cara pandang terhadap pakaian dan planet, sehingga menciptakan imajinasi yang liar dan berani.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button