NewsHiburan

Daftar 7 Fotografer Legendaris yang Berkarier di Jurnalistik Fotografi

Berkarier di dunia jurnalistik fotografi ternyata bukan sesuatu hal yang mudah

Hobring.com – Jurnalistik fotografi atau yang dikenal dengan photography journalism adalah sebuah proses bercerita dengan menggunakan media fotografi sebagai perangkat utama.

Pelaku dalam jurnalistik fotografi adalah seorang jurnalis yang tidak hanya menggunakan pena dan kertasnya untuk bercerita tetapi juga menggunakan keahlian membidik objek melalui kameranya untuk menangkap representasi visual dari sebuah cerita.

Nama Robert Capa merupakan salah satu fotografer legendaris yang berhasil mengabadikan momen-momen berharga seperti berbagai perang di dunia. Selain ia, ternyata ada banyak sekali fotografer profesional yang berhasil mengabadikan beragam peristiwa bersejarah melalui bidikan kamera.

Berikut ini adalah para fotografer legendaris di dunia yang memilih untuk berkarier di jurnalistik fotografi.

1. Nick Ut

Pada masa Perang Vietman, tak banyak masyarakat global yang mengetahuinya secara detail. Berkat keahlian Huỳnh Công Út atau yang lebih popular di kenal Nick Ut akhirnya masyarakat dunia mengetahui bagaimana kondisi di Vietnam.


Baca Juga:


Nick adalah fotografer Vietnam-Amerika untuk Associated Press di Los Angeles membidik lensanya dengan menggambarkan anak-anak yang sedang melarikan diri dari bom napalm selama Perang Vietnam.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Nick Ut (@utnicky)

Keberanian Nick kala itu membuatnya mendapatkan apresiasi dari The Pulitzer Amerika dan World Press Photo Foundation pada tahun 1973 yang mana penghargaan tersebut adalah penghargaan bergengsi bagi dunia jurnalisme.

Sampai pada 13 Januari 2021, Nick Ut menjadi dinobatkan sebagai jurnalis pertama yang menerima National Medal of Arts yaitu penghargaan tertinggi yang diberikan kepada seniman dan pelindung seni oleh pemerintah federal.

2. Stanley Forman

Fire Escape collapse atau yang juga dikenal sebagai Fire on Marlborough Street adalah foto monokrom yang dilakukan oleh Stanley Forman pada tahun 1975.

Meski mengundang kontroversial, namun ia berhasil menerima Penghargaan Pulitzer untuk Spot News Photography pada tahun 197 dan judul World Press Photo of the Year.

Bidikan kamera Stanley Forman merupakan bagian dari sebuah serial yang menunjukkan Diana Bryant yang berusia 19 tahun dan seorang anak perempuan berusia dua tahun Tiare Jones jatuh dari tangga darurat yang runtuh dari gedung apartemen yang terbakar di Marlborough Street di Boston pada 22 Juli 1975.

Mereka jatuh karena tangga dari pemadam kebakaran mengalami kerusakan dan karena foto inilah prosedur pemadam kebakaran menjadi lebih ketat saat menyelamatkan penyintas dari kebakaran.

3. Steve McCurry 

Pada 1984, Steve McCurry mengambil foto seorang gadis asal Afghanistan pada bulan Desember 1984. Foto tersebut menggambarkan seorang anak yatim piatu Pashtun berusia sekitar 12 tahun di kamp pengungsi Nasir Bagh dekat Peshawar, Pakistan.

Ini adalah pertama kalinya gadis tersebut difoto. Dan gambar itu dinamai sebagai “The Most Recognized Photograph” atau foto yang paling dikenal dalam sejarah majalahg National Geographic. Tak hanya itu saja, foto tersebut juga digunakan sebagai foto sampul pada edisi Juni 1985.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh KALELİ SANAT (@kaleli_sanat)

Menariknya, identitas “Gadis Afghanistan” itu tetap tidak diketahui selama lebih dari 17 tahun sampai akhirnya McCurry dan tim National Geographic menemukan wanita itu, pada tahun 2002 dan gadis itu bernama Sharbat Gula.

4. Don Hasman 

Fotografer asal Indonesia yang juga berprofesi sebagai jurnalis yaitu Don Hasman adalah salah satu fotografer legendaris yang mengabadikan setiap peristiwa ke dalam bidikan kameranya.

Sejak berkecimpung di dunia jurnalistik fotografi pada tahun 1980-an, Don Hasman menekenuni dunia etnografi sebagai ciri khasnya dalam memainkan lensa kamera.

Fotografer yang memiliki jiwa petualang ini lebih fokus pada aspek-aspek antropologi mengenai wilayah yang berada di pelosok Indonesia. Salah satu karya yang yang bisa kita nikmati saat ini adalah buku Urang Kanekes atau Baduy People.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Don Hasman (@donhasman)

Bersama Filomena Reiss, buku tersebut tersajikan dengan potret kehidupan masyarakat adat Baduy. Buku ini juga menceritakan tentang pengembaraan dan petualangannya selama 36 tahun ke tanah Baduy.

Dikenal sebagai pendaki gunung senior, pria kelahiran 1940-an ini tidak menjadikan usianya sebagai alasan untuk berhenti mendaki gunung baik di tanah air maupun di mancanegara.

Adapun beberapa gunung yang pernah ia jelajahi adalah Pegunungan Himalaya, Kilimanjaro di Tanzania dan beberapa gunung lainnya.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Don Hasman (@donhasman)

5. Arbain Rambey

Fotografer legendaris yang menekuni bidang jurnalistik fotografer dan juga popular di Indonesia adalah Arbain Rambey. Ia merupakan salah satu contoh jurnalis Indonesia yang menguasai dunia penulisan dan fotografi secara sekaligus.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Arbain Rambey (@arbainrambey)

Dalam perjalanan kariernya, Arbain pernah menjabat redaktur foto di harian Kompas. Saat ini, Arbain Rambey lebih aktif untuk berkeliling Indonesia dengan mengabadikan momen dan peristiwa alam serta budaya Indonesia dengan kamera dan drone miliknya.

Adapun beberapa buku telah Arbain terbitkan sepanjang petualangan kariernya adalah buku Indonesia The Mist of Time yang terbit pada tahun 2005 di London dan buku Adventure Smartphone Photography 2 yang terbit pada tahun 2017.

6. James Nachtwey

Jurnalis foto asal Amerika yang terkenal dengan karyanya tentang dunia perang, konflik, dan pergolakan sosial yaitu James Nachtwey merupakan fotografer legendaris dunia yang memilih berkarier dalam jurnalistik fotografi.

Beberapa hasil bidikan kameranya telah ia bukukan yakni Buku Deeds of War yang terbit pada 1989 dan Inferno di tahun 1999. Salah satu karyanya yang fenomenal adalah foto seorang warga Somalia yang sedang mengalami kelaparan.

Berkat keahliannya dalam memotret, ia mendapatkan apresiasi tertinggi dalam dunia perfilman dengan terpublikasikannya film dokumenter tentang James Nachtwey dan karyanya yang berjudul War Photographer di tahun 2001.

Saat ini James Nachtwey berkarier sebagai fotografer di majalah TIME yaitu majalah berita mingguan dari Amerika Serikat. TIME juga diterbitkan dalam beberapa edisi salah satunya edisi Eropa yang diterbitkan dari London.

7. Kevin Carter

Fotografer legendaris berikut ini adalah seorang juru kamera yang kisahnya paling fenomenal sepanjang sejarah dunia jurnalistik fotografi.

Nama Kevin Carter berhasil menarik perhatian publik setelah ia berhasil memotret seorang anak dengan burung pemakan bangkai di Sudan pada tahun 1993.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Bilim Rehberim (@bilimrehberim)

Foto yang diterbitkan oleh majalah New York Times itu nyatanya mendapatkan banyak polemik dan komentar negatif dari berbagai kalangan. Banyak yang mengutuk sikap Kevin yang dianggap tidak manusiawi.

Meski kepopularannya semakin melambung tinggi setelah memenangkan penghargaan Pulitzer, tapi ternyata Kevin memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Sampai saat ini, Kevin Carter dikenal sebagai fotografer legendaris yang tak terlupakan selama perjalanan karier jurnalistik fotografi baik di tanah air maupun di dunia.

FITRA

Content writer sejak 2015 sampai sekarang. Hobi traveling dan petualangan. Suka membaca dan koleksi buku-buku sejarah. Saat ini sedang menempuh magister Hubungan Internasional di Paramadina University. Nature enthusiast and blue lovers. Find me on Instagram!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button