NewsLifestyle

Cara Budidaya dan Manfaat Tanaman Hias Bambu Jepang

Tanaman hias Bambu Jepang

Hobring.com – Bambu Jepang atau yang dikenal Dracaena Surculosa adalah tanaman hias yang masuk ke dalam keluarga Asparagaceae. Selain bentuknya yang unik, manfaat tanaman hias yang satu ini dapat mengontrol kelembapan udara di dalam ruangan dan menghasilkan oksigen yang baik untuk kesehatan.

Tanaman hias Bambu Jepang adalah tanaman yang dapat hidup dikawasan subtropis dan hutan hujan tropis. Umumnya, Bambu Jepang akan menghasilkan daun yang hijau dan berkilau ditempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Oleh karena itu, tanaman hias Bambu Jepang sangat cocok jika diletakan di dalam ruangan dengan sebuah wadah yang besar. Jika tanaman hias yang satu ini dirawat dengan baik, maka akan dapat bertahan selama bertahun-tahun lamanya.

1.Ciri-ciri Bambu Jepang

Karakteristik dari tanaman hias ini adalah memiliki tinggi sekitar 2-3 kaki dengan lebar 3-4 kaki. Tingkat pertumbuhan tanaman ini cenderung lambat dengan budidaya yang cukup mudah seperti yang dilansir dari North Carolina State University.

Selain itu, Bambu Jepang memiliki warna daun yang beraneka ragam terkadang hijau dan kadang kala berwarna putih. Daun dari Bambu Jepang memiliki panjang 3-6 inci dengan lebar 1-3 inci.


Baca Juga: 

Tak hanya itu saja, Bambu Jepang memiliki buah yang masuk ke dalam golongan beri dengan diameter sekitar setengah inci yang berwarna merah dan cenderung burgundi. Sementara untuk bunganya, Bambu Jepang memiliki bunga yang cantik berukuran 1-3 inci.

Bunga Bambu Jepang mekar sepanjang 2,503 inci dengan warna putih dan beraroma sedap ketika di malam hari. Meskipun tampilannya unik dan menarik, tanaman hias yang satu ini perlu diwaspadai karena memiliki racun yang cukup rendah bagi manusia dan hewan terutama kucing dan anjing.

2.Cara Merawat Bambu Jepang

Setelah mengenal ciri-ciri Bambu Jepang, Anda perlu mengetahui tentang bagaimana cara membudidayakan tanaman hias yang satu ini. Sebagai tanaman kecil yang mudah perawatannya, Anda perlu meletakannya pada area yang cukup lembap.

Pada daun Bambu Jepang, Anda wajib membersihkannya dengan menyiram secara berkala untuk menghilangkan debu yang menempel. Selain itu, Anda juga perlu membuang daun yang pucat atau daun yang tidak senada dengan warna daun lainnya agar tampak rapih.

Dikutip dari laman Plants Rescue, alangkah baiknya untuk memangkas batang-batang yang tua untuk meremajakan pertumbuhan pada tanaman hias Bambu Jepang. Kemudian, pencahayaan sinar matahari dapat memengaruhi kualitas Bambu Jepang.

Sebaiknya, Bambu Jepang diletakan pada kondisi cahaya yang baik dengan tidak ditempatkan dibawah sinar matahari langsung. Hal itu bertujuan untuk dapat membantu variegasi daun agar tetap kuat. Jika Anda ingin meletaknnya di luar ruangan, sebaiknya Anda meletakannya ditempat yang teduh.

Selain cahaya matahari, suhu udara juga dapat memengaruhi pertumbuhan dari Bambu Jepang. Suhu yang dibutuhkan pada saat musim dingin adalah sekitar 10°C. Sementara pada musim panas diperlukan suhu yang sedang dan tidak terlalu panas.


Cara mensiasatinya ketika musim panas adalah dengan menyemprotkan air secukupnya dan jangan berlebihan agar tanaman tetap terhidrasi dengan baik. Selanjutnya adalah cara memberikan air yang baik dan benar.

Selama periode pertumbuhannya yang aktif yakni pada awal musim panas sampai di musim gugur. Anda dapat menyirami tanaman hias yang satu ini dengan air secukupnya dan jangan sampai berlebihan. Hal itu dilakukan agar pot Bambu Jepang tetap lembap dan mencegah kekeringan pada kompos.

Berikanlah pupuk cair selama dua minggu sekali di musim panas karena hal tersebut berguna untuk membantu pertumbuhan Bambo Jepang agar tetap tubuh subur meskipun ditengah cuaca yang ekstrim.

3.Masalah Pada Bambu Jepang

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Bambu Jepang adalah salah satu tanaman hias dengan pertumbuhan yang lambat. Meski lambat, tapi bukan berarti Bambu Jepang tidak dapat tumbuh dengan baik.

Masalah yang sering dihadapi dari tanaman hias yang satu ini adalah root mealybugs atau kutu yang berwarna putih yang dapat Anda temukan di bagian akar tanaman.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar tidak terjadi root mealybugs adalah tidak memberikan air secara berlebihan atau overeatering. Sebab, jika membiarkan genangan air di dalam akar dapat menyebabkan pembusukan pada area tersebut. Akibatnya menjadi pemicu timbunya root mealybugs.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Gardening Succs (@gardeningsuccs)

Oleh karena itu, hindari overwatering. Anda harus mengeringkan bagian tanah terutama akarnya. Tidak memberikan air secara berlebihan. Kemudian letakan pada area yang sejuk dan teduh. Posisi yang terlalu gelap tanpa cahaya atau bahkan yang terlalu terang menyebabkan daun mudah berguguran.

Jadi, sebelum melakukan budidaya tanaman hias Bambu Jepang, pastikan Anda mengetahui tentang cara penyiraman yang baik dan benar. Di masa istirahat, Anda perlu menyiramnya dengan air yang cukup sedangkan pada masa pertumbuhan aktif, disarankan untuk meyiramkannya cukup banyak.

Selain itu, pada pada masa istirahat dan masa aktif dibutuhkan suhu minimal 18°C dan maksimal 24°C. Dan tak lupa dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi.

4.Manfaat Tanaman Hias Bambu Jepang

Pada umumnya, Bambu Jepang bermanfaat sebagai tanaman hias yang tumbuh dengan baik di dalam rumah. Oleh karenanya, menjadikan Bambu Jepang sebagai tanaman hias indoor adalah pilihan yang tepat.

Menurut Balcony Garden Web, manfaat tanaman hias Bambu Jepang dapat mengurangi bahkan menghilangkan polutan seperti Volatile Organic Compounds atau VOCs dan gas beracun yang berbahaya bagi kesehatan manusia yang berada di dalam rumah.

Selain itu, manfaat tanaman hias yang satu ini juga berdampak pada berkurangnya formaldehida, benzena, trikloretilen, dan karbon dioksida yang membuat udara dalam rumah tetap bersih dari polutan apapun.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by d&p (@dannigerl)

Jika diabaikan, hal itu bisa berdampak pada masalah kesehatan tubuh seperti sakit kepala, pernafasan, anemia, ginjal, kanker dan masih banyak lagi. Manfaat selanjutnya adalah meningkatkan konsentrasi dan mempertajam fokus.

Bambu Jepang dapat meningkatkan fungsi kognitif dan daya ingat serta bermanfaat pada kesehatan mental Anda. Selain itu, manfaat tanaman hias ini adalah meningkatkan kelembapan di dalam rumah Anda.

Penggunaan Bambu Jepang bermanfaat untuk mengatasi beberapa penyakit seperti pilek, kulit kering, batuk kering, dan sakit tenggorokan. Hal itu karena kualitas Bambu Jepang yang melepaskan kelembapan di udara.

Meski Bambu Jepang tampak beracun, tapi bukan berarti tumbuhan yang satu ini tidak memiliki manfaat sama sekali.

5.Rekomendasi Tanaman Hias 

Selain Bambu Jepang, ada beberapa tanaman hias yang bisa Anda budidayakan di dalam rumah Anda. Berikut ini adalah macam-macam tanaman hias yang cocok bagi pemula:

-Monstera Deliciosa
-Pothos
-ZZ Plant
-Spider Plant
-Rubber Tree
-Bird’s Nest Fern
-Philodendron Green
-Aloe Vera
-Lipstick Plant
-Hoya Rubra Krimson Princess
-Aralia Fabian
-Jade
-Ficus Alli
-Ficus Bonsai Tree
-Fiddle-leaf Fig

Manfaat tanaman hias yang satu ini tidak hanya membuat sekeliling Anda menjadi lebih asri dan sejuk. Namun juga menghadirkan nilai estetika dilingkungan Anda.

FITRA

Content writer sejak 2015 sampai sekarang. Hobi traveling dan petualangan. Suka membaca dan koleksi buku-buku sejarah. Saat ini sedang menempuh magister Hubungan Internasional di Paramadina University. Nature enthusiast and blue lovers. Find me on Instagram!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button