Traveling

Berada di Pesisir Pantai, Inilah Deretan Tempat Wisata di Bulukumba yang Hits Banget!

Apa tempat wisata di Bulukumba yang paling ingin Anda kunjungi?

Hobring.com – Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan baru saja memperingati hari jadinya yang ke 61 tahun pada tanggal 4 Februari lalu.

Sebagai wilayah dengan potensi wisata yang menakjubkan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan upaya dengan membenahi tempat wisata di Bulukumba menjadi objek wisata yang hits dan instagrammable banget.

Sebelum Anda berpelesiran di Bulukumba, pastikan Anda sudah mengumpulkan informasi tentang tempat wisata apa saja yang akan Anda kunjungi nanti. Kali ini, Hobring.com bakal memberikan Anda rekomendasi tempat wisata yang ngehits dan instagrammable banget di Bulukumba. Kira-kira apa saja ya? Yuk simak ulasannya berikut ini.

Tana Beru

Tana Beru
Tana Beru. Sumber: Hard Rock FM

Kabupaten Bulukumba tidak hanya terkenal tentang keindahan alamnya yang mampu memanjakan mata Anda. Namun juga memiliki nilai sejarah yang sayang sekali jika Anda lewatkan begitu saja.

Tana Beru adalah salah satu tempat wisata di Bulukumba dengan latar belakang sejarah yang bisa menambah wawasan dan pengetahuan Anda. Rasanya tidak lengkap jika berkunjung ke Bulukumba dan belum mampir ke Tana Beru.

Secara geografis, Bulukumba berbatasan langsung dengan pesisir pantai. Oleh karena itu, kabupaten dengan masyarakat mayoritas Bugis Makassar ini memiliki profesi sebagai pembuat perahu pinisi.

Perahu pinisi merupakan perahu tradisional yang menjadi daya tarik sendiri bagi para pelancong saat mengunjungi pantai selatan Makassar ini.


Baca Juga:


Keberadaan perahu pinisi juga turut membuktikan bahwa Indonesia sebagai negara dengan poros maritim dunia melahirkan para pelaut yang tangguh. Jika Anda ingin ke Tana Beru, Anda bisa menggunakan jasa travel dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Waktu tempuh antara Bandara Sultan Hasanuddin dengan Tana Beru sekitar lima jam. Jadi pastikan Anda sudah menghubungi penyedia jasa travel untuk mengunjungi Tana Beru, ya. Setibanya di tempat, dijamin semua rasa lelah selama perjalanan bakal terbayar dengan sempurna.

Selain pemandangan alamnya yang luar biasa menakjubkan, sebuah kapal pinisi besar akan menyambut kedatangan Anda.

Pantai Tanjung Bira

Tidak jauh dari Tana Beru ada sebuah tanjung beserta pantai yang sangat popular di Bulukumba namanya Pantai Tanjung Bira. Jarak dari Tana Beru ke lokasi tersebut yakni sekitar 13 kilometer. Bila ditempuh menggunakan kendaraan mobil, Anda hanya perlu membutuhkan waktu sekitar 20 menit saja.

Setibanya Anda di Pantai Tanjung Bira, Anda akan disambut dengan hamparan pasir putih dan laut jernih yang memesona. Daya tarik objek wisata yang ini membuatnya tidak pernah sepi dari pengunjung, baik wisatawan lokal maupun dari mancanegara.

Pantai Tanjung Bira
Pantai Tanjung Bira. Sumber: RedDoorz

Dikutip dari bulukumbakab.go.id bahwa aktivitas yang biasa dilakukan oleh wisatawan adalah snorkling dan diving. Bisa dibayangkan jika Anda menikmati liburan dengan menikmati keindahan alam bawah lautnya.

Selain Pantai Tanjung Bira, terdapat juga beberapa pantai seperti Pantai Panranghulu, Pantai Bara, Pantai Pusahelu, Pantai Lemo-Lemo, Pantai Ruku-ruku dan masih banyak lagi.

Namun bila Anda ingin mengeksplore tempat selain pantai, Anda bisa juga mengunjungi tempat wisata di sekitar Pantai Tanjung Bira seperti Puncak Pua’ Janggo’, Teras Bira, Teras Tanjung Bira, Titik Nol Sulawesi Selatan, Pelabuhan Feri Bira dan kafe-kafe yang instagrammable sambil menikmati sunset di pesisir pantai. Bagaimana? Seru banget kan?

Taman Cekkeng

Setelah puas menikmati Pantai Tanjung Bira dan sekitarnya, berjalanlah menuju Taman Cekkeng. Tepatnya di Taman Cekkeng Bulukumba, Ela-Ela, Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Taman Cekkeng
Taman Cekkeng. Sumber: Bulukumbakab.go.id

Tidak jauh dari Taman Cekkeng ada sebuah pasar tradisional yang dinamakan Pasar Cekkeng. Setelah lelah menikmati wisata alam di Tanjung Bira, cobalah untuk menikmati wisata kuliner di pasar yang satu ini.

Ada banyak sekali makanan khas Bulukumba dengan harga yang relatif terjangkau seperti Kue Bipang, Kue Apang, dan masih banyak lagi.

Taman Cekkeng cocok sekali untuk Anda yang sudah berkeluarga sambil membawa si kecil untuk mencicipi makanan khas Bulukumba. Tidak ada salahnya menikmati pesisir Pantai Merpati di Taman Cekkeng sambil menyantap bekal piknik dan jajanan pasar di Pasar Cekkeng. Hati riang, perut pun ikutan kenyang.

Balla To Kajang (Rumah Kajang)

Rumah Kajang
Rumah Kajang. Sumber: warisanbudaya.kemdikbud.go.id

Selain menikmati wisata alam, tempat wisata di Bulukumba yang bisa Anda kunjungi adalah Rumah Kajang atau masyarakat setempat menyebutnya Balla To Kajang. Adanya rumah masyarakat adat Kajang membuktikan bahwa warga sekitar masih berupaya mempertahankan kearifan lokal untuk masa depan anak dan cucunya kelak.

Sebagai warisan budaya tak benda, konstruksi bangunan rumah di kawasan adat Kajang dianggap ramah lingkungan karena lebih banyak menggunakan bahan-bahan alami. Misalnya untuk atap, masyarakat desa adat menggunakan daun nipa dan alang-alang.

Sementara pengikatnya menggunakan ijuk dan akar rotan. Selain itu, untuk dinding dan lantai dibuat menggunakan bambu.

Bahan-bahan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat adat Kajang meminimalisir penggunaan kayu sebagai bahan dasarnya. Rumah bagi masyarakat adat Kajang adalah mikrokosmos dari hutan adat seperti yang dikutip dari laman bulukumbakab.go.id.

Mengunjungi rumah adat Kajang sama dengan meningkatkan wawasan dan pengetahuan Anda. Jika Anda ingin mengetahui makna sebuah kehidupan warga adat Kajang akan dengan senang hati menjelaskannya karena membangun Balla To Kajang tidak lepas dari filosofi kehidupan.

Sebelum Anda mengunjungi tempat wisata di Bulukumba yang satu ini pastikan Anda sangat menjunjung tinggi etika kesopanan, ya.

Gua Passohara

Bila Anda ingin tempat wisata di Bulukumba yang cukup menantang. Anda bisa langsung meluncur ke Gua Passohara. Dilansir dari laman bulukumbakab.go.id, Gua Passohara terletak di sekitar kawasan Pantai Mandala, tepatnya di Desa Lembanna.

Gua Passohara
Gua Passohara. Sumber: Bulukumbakab.go.id

Untuk menuju Gua Passohara, medannya perjalanannya cukup terjal dengan dihiasi bebatuan licin sedalam 30 meter. Setibanya di Gua Passohara, pastikan Anda bersama pemandu atau warga lokal yang tepat ya.

Kabarnya, objek wisata yang satu ini memiliki pencahayaan yang minim. Sehingga, Anda disarankan untuk membawa alat penerangan seperti senter.

Di ujung Gua Passohara, terdapat sumber mata air yang diperkirakan telah berusia ratusan tahun. Bila Anda hobi dalam olahraga diving, tempat ini bisa dijadikan referensi Anda saat mengunjungi Bulukumba. Pasalnya, Gua Passohara menjadi spot diving terbaik di Indonesia yang cukup menantang.

Selain Gua Passohara, ada pula Gua Passea. Menurut bulukumbakab.go.id, Gua Passea adalah situs purbakala dan kono katanya, tempat ini telah dihuni oleh manusia sejak abad ke 8 sebelum masehi.

Gua yang terletak di Desa Lembanna ini mengambil namanya dari bahasa setempat yang berarti penderitaan.

Kalau Anda perhatikan, objek wisata Gua Passea memiliki tipe horizontal dengan rangkaian stalagtit dan stalagmit yang akan membuat Anda takjub dan terpesona.

Bukit Donggia

Bukit Donggia
Bukit Donggia. Sumber: desakahayya.id

Dari kedalaman bawah lautnya Bulukumba, tidak ada salahnya jika Anda juga menikmati perbukitan yang tak kalah mengesankan namanya Bukit Donggia.

Terletak di Dusun Lurayya, Kecamatan Kahayya, Bukit Donggia berada pada ketinggian 1.400 Mdpl (Meter Di Atas Permukaan Laut).

Menyuguhkan sebuah panorama alam dengan latar gugusan bukit dan gunung di sekitarnya. Tempat wisata di Bulukumba yang satu ini sangat cocok untuk berkegiatan alam bebas seperti camping atau sekadar bersantai sambil berswafoto bersama teman seperjalanan.

Ingat selalu bahwa jangan mengambil sesuatu selain gambar, jangan meninggalkan sesuatu selain jejak serta jangan membunuh sesuatu selain waktu. Selamat betualang di Bukit Donggia!

Tebing Apparalang

Masih bicara soal ketinggian, kalau sebelumnya adalah Bukit Donggia. Kali ini ada yang masih di atas ketinggian namanya Tebing Apparalang. Objek wisata yang satu ini letaknya di Desa Ara, Kecamatan Bontobahari, Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Tebing Apparalang
Tebing Apparalang. Sumber: barrabaa.com

Sesuai dengan namanya, Anda tidak akan pernah bertemu dengan keindahan pasir putih. Sepanjang mata memandang, Anda akan disuguhi jejeran tebing curam dan deburan ombak yang menderu-deru.

Perpaduan suasana itu justru membuatnya Tebing Apparalang semakin eksotis dan romantis terutama bersama orang terkasih.

Bagi Anda yang gemar dengan hal-hal yang menantang. Hobring.com merekomendasikan olahraga Cliff jumping karena tempat wisata di Bulukumba ini sangat tepat dan cocok untuk mengunji sekuat apa mental Anda saat melompat dari tebing.

Pastikan sebelum melakukan cliff jumping, Anda dipandu oleh pemandu wisata dan warga lokal yang sudah profesional, ya. Jangan pernah mencoba cliff jumping jika memang Anda ragu dan belum berpengalaman.

Cukup berswafoto sudah membuat instagram Anda makin cantik karena panorama alamnya yang instagrammable banget.

Nah itu dia rekomendasi tempat wisata di Bulukumba yang wajib Anda kunjungi saat bertandang ke Provinsi Sulawesi Selatan. Di tengah pandemi Covid-19, tetaplah mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak. Selamat berpetualang!

FITRA

Content writer sejak 2015 sampai sekarang. Hobi traveling dan petualangan. Suka membaca dan koleksi buku-buku sejarah. Saat ini sedang menempuh magister Hubungan Internasional di Paramadina University. Nature enthusiast and blue lovers. Find me on Instagram!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button