NewsMusik

Bebas Virus! 50 Ribu Warga Selandia Baru Hadiri Konser Bebas Masker

Hobring.com – Lebih dari 50.000 orang memadati stadion Eden Park, stadion terbesar di Selandia Baru, pada Sabtu (24/4) malam untuk menyaksikan konser bebas masker terbesar selama pandemi.

Selandia Baru mencatatkan capaian tersendiri di masa pandemi ini dengan menyelenggarakan konser bebas masker dan tanpa pembatasan sosial.

Menurut database New York Times, melalui kombinasi penguncian cepat dan penutupan perbatasan, Selandia Baru berhasil memberantas virus Corona, dengan 2.600 kasus dan 26 kematian dilaporkan sejak dimulainya pandemi.

Lebih dari 50.000 orang menghadiri konser grup musik Six60 di Eden Park, kota Auckland. Pengunjung tidak diharuskan menggunakan masker untuk mencegah penyebaran virus yang bisa mengganggu kenyamanan.

Masker jarang dipakai, dan tidak ada persyaratan jarak sosial. Para penggemar menggunakan pemindai sebagai pendeteksi dan hand sanitizer tersedia di banyak tempat.

Walikota Auckland Phil Goff memuji pencapaian tersebut. Ia bahkan ikut mendorong konser ini sebagai contoh bahwa kota Auckland siap kembali ke keadaan normal.

“Konser ini, serta acara besar lainnya yang telah kami selenggarakan dalam beberapa bulan terakhir. Kota kai telah menunjukkan kepada dunia minggu ini bahwa di tengah pandemi global, kami daat hidup mendekati normalitas di Auckland,” ujarnya.

Seluruh tiket yang disediakan terjual habis menunjukkan kerinduan masyarakat menikmati hiburan setelah menjalani masa pandemi. Konser ini juga disiarkan secara langsung ke berbagai negara di wilayah Pasifik Selatan.

Acara musik ini juga sekaligus mendobrak bahwa Selandia Baru sukses dalam menghadapi pandemi dan mengontrol penyebaran virus tersebut.

Saat virus ini menyebar ke seluruh penjuru dunia, negara ini begitu responsif melakukan penutupan perbatasan internasional. Mereka juga menerapkan pengujian dan pelacakan kontak yang tepat dan cepat untuk mencegah penyebaran di dalam negeri.

Gelaran konser juga dilakukan di beberapa negara yang terkena dampak paling parah, seperti Spanyol yang mengadakan konser dalam ruangan eksperimental untuk 5.000 penggemar.

Selanjutnya, Taiwan juga menggelar acara musik secara langsung di Taipei Arena dengan menghadirkan penyanyi dan penulis lagu Eric Chou yang terjual habis dengan tiket yang dibatasi untuk 10.000 orang.

Di China sendiri, lebih dari 4.000 konser live diadakan selama minggu pertama bulan Oktober lalu untuk perayaan Hari Nasional negara itu.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button