NewsToys

Bangkitkan Industri Kreatif, RKC Luncurkan Action Figure Super Hero Lokal BIMA-S

Hobring.com – Industri kreatif lokal mulai membidik pasar mainan action figure untuk menghadirkan karakter-karaker super hero lokal. Seperti yang dilakukan PT Royal Kreasi Cemerlang (RKC) yang membuat action figure karakter BIMA-S.

Dengan peluncuran mainan tersebut diharapkan meningkatkan minat pasar dalam negeri terhadap mainan dan sosok super hero lokal.

Chief Executive Office RKC, Stephen Sutjiadi mengatakan peluncuran action figure BIMA-S bertujuan untuk meningkatkan minat pasar dalam negeri terhadap mainan dan sosok super hero lokal.

“Setelah hadir dalam bentuk animasi, kami ingin mengajak para penggemarnya merasakan pengalaman baru melalui action figure BIMA-S yang hadir dilengkapi aksesoris lainnya seperti topeng, pedang, dan armor,” ujar Stephen seperti siaran resmi yang dikutip, Senin (21/6).

Baca Juga:

Seperti diketahui, BIMA-S sendiri hadir pertama kali di serial animasi yang ditayangkan oleh stasiun televisi nasional RCTI.

Serial dari MNC Animation ini cukup mencuri perhatian publik, khususnya para penggemar super hero dari kalangan anak-anak hingga milenial.

Dengan demikian, menurutnya peluncuran BIMA-S dalam bentuk mainan action figure telah lama dinantikan para penggemarnya.

Bahkan Stephen mengaku optimis atas respon pasar terhadap produk mainan. Pasalnya, masyarakat Indonesia masih sangat menggemari intellectual property buatan Indonesia beserta produk-produk terapannya.

“Terbukti sampai hari ini, rangkaian mainan BIMA-S sudah terpesan hampir 1 juta pieces, dan kami harapkan sampai dengan akhir tahun bisa mencapai 2 juta pieces. Tentunya hal ini sangat menggembirakan,” ungkapnya.

action figure BIMA-S

BIMA-S memiliki kualitas dan standar keamanan yang baik

Sebagai produk baru, BIMA-S seperti halnya produk mainan buatan RKC lainnya, memiliki kualitas dan standar keamanan yang baik.

“RKC mengedepankan 4 aspek utama dalam setiap produknya, yakni ramah lingkungan, aman digunakan, aman bagi anak dan balita, serta tersertifikasi SNI,” ujarnya.

RKC telah lebih dari 30 tahun terjun dalam bidang industri mainan dan telah berpartner dengan banyak mitra baik skala nasional maupun internasional.

Dalam kurun waktu tersebut perusahaan ini telah mengeluarkan lebih dari 100 item mainan yang dipasarkan ke seluruh Indonesia.

Stephen berharap, peluncuran ini dapat menjadi jawaban atas keresahan publik khususnya para pelaku industri kreatif yang ingin menjadikan industri mainan Indonesia beserta berbagai kekayaan intelektual yang ada di dalamnya sebagai tuan rumah di negeri sendiri.

“Kami berharap terobosan yang dilakukan di tengah pandemi ini dapat memicu bangkitnya kembali industri kreatif nasional serta dapat membuktikan bahwa mainan dalam negeri masih sangat diminati,” ujarnya.

Kemenparekraf apresiasi industri mainan karya anak bangsa

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, yang hadir saat peluncuran mengaku senang atas terlaksananya peluncuran mainan action figure BIMA-S.

Dia mengatakan, pemerintah saat ini mendukung mengembangkan ekosistem ekonomi digital terutama yang berawal dari animasi lalu diaplikasikan ke dalam industri mainan.

Dia berharap, peluncuran mainan BIMA-S dapat menginspirasi intellectual property lainnya untuk bergerak terus membangun ekosistem.

“Kami sedang menyelesaikan Peraturan Pemerintah tentang kekayaan intelektual yang bagian dari pada turunan Undang-undang Ekonomi Kreatif, sehingga nanti lebih banyak lagi yang menyusul BIMA-BIMA lainnya untuk memastikan bahwa kita juga bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujarnya.

Sandi optimistis, suatu saat BIMA bukan hanya terkenal di Indonesia tetapi juga di mancanegara dan animasi karya anak bangsa bisa berbicara banyak di tingkat di dunia.

“Bukan hanya Micky Mouse atau Avenger, tapi BIMA juga bisa ikut nanti bersaing dengan yang besar-besar seperti Marvel, DC Comic. Mudah-mudahan, ini mimpi saya,”tutupnya.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button