OtomotifNews

Bagi Hoversurf Taksi Terbang Bukan Lagi Sekadar Mimpi Belaka

Hobring.com – Taksi terbang pertama buatan Rusia yang digarap oleh Hoversurf ini diperkirankan bisa berseliweran di langit Negeri Beruang Merah kira-kira tahun 2023-2025 mendatang.

Perusahaan mobilitas udara perkotaan yang berbasis di Rusia, Hoversurf, seperti diolah dari Russia Beyond, sedang menguji coba taksi terbang yang mampu mengangkat penumpang, dan ia disebut sebagai Hover Drone. Dimensinya setara dengan mobil sedan pada umumnya, yakni 5 meter x 1,6 meter.

Dalam pengujiannya, taksi terbang ini bisa mencapai ketinggian 150 meter dan menempuh jarak hingga 100 kilometer dalam sekali jalan. Kendaraan masa depan ini tentu tidak membutuhkan pembangunan landasan pacu khusus sebab mampu mendarat dan bermanuver di tempat parkir biasa.

Pada uji coba yang berlangsung di arena dalam ruangan Stadion Luzhniki, pengujian yang dilakukan mencakup lepas landas, pendaratan, dan penerbangan horizontal dengan mengoperasikan sekelompok mesin yang berbeda. Sistem parasut darurat juga menjadi salah satu fokus dalam pengujian.

Hover Drone sendiri, diklaim bakal sanggup mengangkut dua orang atau kargo seberat 300 kilogram dengan kecepatan maksimum 200 kilometer per jam. Pendiri Hoversurf, penemu dan pengusaha Alex Atamanov, mulai mengembangkan taksi drone ini pada 2018 silam.

Baca juga:

Menurut Atamanov, sekarang ini taksi terbangnya memiliki peluang yang lebih besar untuk memasuki produksi massal. Dia juga menjelaskan, pemerintah Kota Moskow berencana membangun platform baru di Skolkovo pada musim semi 2021, untuk menguji taksi terbangnya.

Platform itu bakal dilengkapi sinyal 5G supaya memungkinkan untuk meningkatkan sistem kontrol drone berbasis kecerdasan buatan (AI) yang digunakan untuk memetakan rute, mengoperasikan drone, dan memastikan keamanan penerbangan.

Mereka berharap, produksi perdana taksi terbangnya bisa dijalankan tahun ini. Kendati demikian, pengoperasian secara massal diperkirakan baru dapat dilakukan sekitar tahun 2023—2025 nanti, saat Rusia telah menggunakan jaringan 5G secara luas dan memberlakukan undang-undang yang mengizinkan penggunaan drone seperti itu.

Sebelumnya, Hoversurf sudah mengerjakan proyek motor terbang bernama Hoverbike, yang dihadirkan Atamanov pada 2016 lalu. Ia dapat terbang hingga 40 menit dan mencapai kecepatan maksimum 96 kilometer per jam. Setelah pengujian publik pada konferensi ‘Startup Village’ di Skolkovo, Hoversurf menerima prapesan 3.500 unit Hoverbike.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button