Otomotif

Bagaimana Risiko Jika Ban Belakang Diganti Dengan Ban Depan?

Setiap kendaraan baru yang telah diproduksi tentu memiliki standar dari pabrik, seperti ban motor. Sedangkan biasanya ban bagian depan lebih kecil ukurannya dibandingkan belakang.

Pabrik menerapkan hal itu bukan tanpa alasan, sebab tujuannya sendiri adalah agar para pengendara dapat lebih leluasa saat bermanuver. Sementara itu, ban belakang yang memiiki ukuran lebih besar berfungsi untuk menahan berat motor serta menjaga kestabilan.

Oleh karena itu, umumnya terdapat tulisan ‘Front’ atau ‘Rear’ pada dinding ban untuk memudahkan pemilik motor mengganti ban depan atau ban belakang.

Lantas bagaimana bila ban belakang digunakan di depan?

Menurut Tire Dealer and Consultant Ree Ban Motor, Andreas Aldrin hal itu sebaiknya dihindari. Karena ada beberapa risiko yang dapat dirasakan oleh penggunanya.

“Ban belakang biasanya berukuran lebih lebar dibandingkan ban depan, jadi bila itu dilakukan efek understeer atau sulit dikendalikan akan sangat terasa,” ucapnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button