TravelingNews

7 Tempat Wisata di Berastagi Paling Diminati Pelancong

Hobring.com – Pergi ke tempat wisata di Berastagi bisa jadi opsi terbaik ketika ingin liburan dan merasakan udara sejuk di wilayah Sumatera Utara.

Wisatawan belum mengenal Sumatera Utara namanya kalau masih berpikir wilayah ini cuma menyajikan cuaca panas. Alihkan perhatin dari Medan saat ingin merasakan udara sejuk, sebab Berastagi, yang temasuk kawasan di Kabupaten Karo ini merupakan jawabannya. Jaraknya kurang-lebih 66 kilometer dari Kota Medan.

Dalam kesempatan ini, Hobring akan berbagi informasi tentang apa-apa saja tempat wisata di Berastagi yang paling diminati para pelancong. Andai kalian ingin mengetaui penjelasan lengkapnya, simak sampai selesai artikel di bawah ini.

Baca juga:

Taman Alam Lumbini

Tempat-Wisata-di-Berastagi-Taman-Alam-Lumbini-Hobring
Foto: GettyImages/BarryKusuma

Tempat wisata di Berastagi yang pertama, Taman Alam Lumbini, begitu wisatawan menginjakkan kaki di sini, sebuah pagoda emas menjulang tinggi langsung mencuri perhatian. Ternyata, bangunan itu merupakan replika Pagoda Shwedagon atau Pagoda Emas Yangon di Myanmar.

Tinggi bangunannya mencapai 46,8 meter, membuatnya tercatat sebagai stupa tertinggi di Indonesia dan menjadi nomor dua paling tinggi di Asia Tenggara. Itulah kenapa ia termasuk objek wisata yang diminati oleh para pelancong, sebab detail arsitekturnya menarik untuk diamati.

Ketika mengunjungi Taman Alam Lumbini, kalian bisa menulusuri bagian belakang pagoda. Terdapat taman indah yang selaras dengan suasana alam sekitarnya. Ada lokasi terbaik untuk mengabadikan momen liburan di sana, tepatnya di atas jembatan gantung sepanjang 20 meter.

Taman Alam Lumbini ini tidak dikenakan tiket masuk alias gratis, namun, pengunjung cuma bisa masuk ketika sedang tidak digunakan untuk ibadah. Buka setiap hari mulai pukul 9 pagi hingga 5 sore. Alamatnya berada di Barus Jahe, Brastagi, Dolat Rayat, Kabanjahe, Kab. Karo, Sumatera Utara.

Bukit Kubu

Tempat-wisata-di-Berastagi-Bukit-Kibu-Hobring
Foto: Instagram/chang-wander

Tempat wisata di Berastagi yang kedua, Bukit Kibu, dikenal sebagai lokasi rekreasi yang asri dengan bentangan padang rumput mencapai 5 hektar serta bukit landai. Tentu, sangat cocok menjadi tempat liburan bersama keluarga kalian.

Di Bukit Kibu, wisatawan punya kesempatan menunggangi kuda guna mengelilingi wilayahnya, adapun yang memanfaatkan lokasinya sebagai tempat untuk bermain layang-layang, mengingat anginnya yang sangat mendukung.

Jika ingin mendatanginya, pengunjung bakal dikenakan biaya tiket masuk kira-kira Rp30 ribu per kendaraan (motor, setiap hari), sementara untuk mobil dan minibus (Senin-Jumat) Rp100 ribu per kendaraan, dan di akhir pekan setiap kendaraan harus membayar Rp150 ribu.

Para pelancong bisa menggunakan bus elf jurusan Medan-Kabanjahe, angkutan kota, mobil, atau motor untuk menuju ke sana, Bukit Kubu sendiri dibuka setiap hari. Alamatnya di Jl. Jamin Ginting, Sempajaya, Kec. Berastagi, Kab. Karo, Sumatera Utara.

Danau Lau Kawar

Tempat-wisata-di-Berastagi-Danau-Lau-Kawar-Hobring
Foto: Dokumen Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karo

Tempat wisata di Berastagi yang ketiga, Danau Lau Kawar, merupakan sebuah danau eksotis yang membutuhkan waktu sekitar 50 menit perjalanan dari pusat kota. Pengunjung dapat merasakan keasrian danau yang tenang ini, sebab dikelilingi pepohonan rimbun.

Kendati Danau Lau Kawar memang tidak seluas Danau Toba., namanya juga pasti kurang akrab di telinga orang-orang dari luar Sumatera Utara., namun, wisatawan bisa menikmati pesonanya dengan melakukan berbagai kegiatan seru, seperti berenang, berkemah, memancing, fotografi, atau sekadar bermain air di tepi danau.

Pengunjung yang memasuki objek wisata ini tidak dikenakan biaya, ia pun buka 24 jam setiap hari. Lokasinya berada di Kuta Gugung, Naman Teran, Kab. Karo, Sumatera Utara. Kalian dapat mendatanginya dengan menaiki bus elf jurusan Medan-Kabanjahe, angkutan kota, mobil, atau motor.

Pasar Buah Berastagi

Tempat-wisata-di-Berastagi-Pasar-Buah-Berastagi-Hobring
Foto: steemkr.com/@khanza.aulia

Tempat wisata di Berastagi yang keempat, Pasar Buah Berastagi, saat menyambanginya kalian akan merasakan sensasi berbeda dari sebuah pasar, meski pada dasarnya para pelancong bisa menjumpai pedagang buah lokal hampir di seluruh objek wisata.

Pasar Buah Berastagi ini bakal menyambut wisatawan dengan deretan pedagang yang menjual buah-buahan dan sayur-mayur segar, harganya juga terbilang tidak bikin kantong “menjerit” karena penjual mengambil langsung dari kebun petani lokal.

Selain belanja buah-buahan dan sayuran, wisatawan juga dapat membawa pulang bibit bunga, aksesoris, dan camilan khas Berastagi dari pasar ini. Tiket masuknya pun gratis, di mana buka pada jam 8 pagi hingga 5 sore (Rabu-Minggu), dan pukul 8.30 pagi sampai 5 sore (Senin-Selasa).

Alamat Pasar Buah Berastagi di Jl. Gundaling, Kec. Berastagi, Kab. Karo, Sumatera Utara. Untuk sampai ke sana, para pengunjung dapat menggunakan bus elf jurusan Medan-Kabanjahe, angkutan kota, mobil, atau motor.

Gundaling Farm Berastagi

Tempat-wisata-di-Berastagi-Gungdaling-Farm-Berastagi-Hobring
Foto: pimsgundaling.com

Tempat wisata di Berastagi yang kelima, Gungdaling Farm Berastagi, sangatlah cocok bagi para pelancong yang menyukai susu. Keberadaannya seperti Cimory yang berda di Puncak, Bogor, menawarkan wisata perternaan sapi perah.

Pastinya, pengunjung memiliki kesempatan untuk menyaksikan langsung perihal bagaimana proses pemerahan susu sapi segar, pengemasannya, sampai menikmati sendiri kesegaran susu sapi di sana. Gundaling Farm pun dikenal sebagai satu-satunya usaha peternakan sapi modern di Sumatera Utara.

Ia dikelola oleh PT Putra Indo Mandiri Sejahtera, di mana sapi-sapinya diimpor langsung dari Australia. Selain susu, tersedia pula yogurt aneka rasa dengan tambahan buah segar dan tanpa bahan pengawet. Ini bisa jadi bekal di perjalanan dan oleh-oleh.

Gungdaling Farm Berastagi tidak memberlakukan tiket masuk, terletak di Jl. Pendidikan, Jaranguda, Simpang Pelawi, Kab. Karo, Sumatera Utara. Dibuka setiap hari mulai pukul 9 pagi dan tutup jam 5 sore. Para pelancong bisa menyambanginya dengan memanfaatkan bus elf jurusan Medan-Kabanjahe, angkutan kota, mobil, atau motor.

Air Terjun Dua Warna

Tempat-wisata-di-Berastagi-Air-Terjun-Dua-Warna-Hobring
Foto: Istimewa

Tempat wisata di Berastagi yang keenam, Air Terjun Dua Warna, memang sangat unik karena punya rupa dua warna dengan suhu yang bertolak belakang. Air terjun yang berwarna biru muda suhunya dingin dan yang warnanya abu-abu airnya panas.

Kenapa demikian? Fenomena ini dilatarbelakangi oleh proses pembentukan air terjun tersebut. Letusan Gunung Sibayak membentuk air terjun yang mengandung zat sulfur sehingga mengakibatkan air berwarna biru muda menjadi dingin. Oleh sebabnya, wisatawan tidak dianjurkan untuk meminum airnya.

Air Terjun Dua Warna berlokasi di Bandar Baru, Kec. Sibolangit, Kab. Deli, Sumatera Utara. Cara menuju ke sana bisa menaiki bus elf jurusan Medan-Kabanjahe, angkutan kota, mobil, atau motor. Wisatawan harus mengeluarkan uang sekitar Rp25 ribu untuk memasukinya. Dan dibuka 24 jam.

Gunung Sibayak

Tempat-wisata-di-Berastagi-Gunung-Sibayak-Hobring
Foto: photographylife.com

Merupakan salah satu objek wisata gunung yang familiar di daerah Berastagi. Nama Gunung Sibayak sendiri berasal dari cerita rakyat yang mengisahkan 4 raja penguasa tanah Karo. Terdapat beberapa alternative jalan untuk menuju puncaknya.

Sebagai contoh, jalur Jaranguda dan Jalur 54. Wisatawan yang tidak terbiasa mendaki acapkali memilih jalur Jaranguda sebab lebih cepat dan aman. Sementara itu, bagi mereka yang lebih suka tantangan, bakal memilih Jalur 54 yang cukup ekstrim dan jaraknya jauh.

Ketika berhasil menginjakkan kaki di atas puncak, kalian bakal melihat indahnya pesona kawah Gunung Sibayak. Banyak pengunjung mengincar waktu matahari terbit dan matahari terbenam karena pemandangannya indah. Para pelancong pun bisa menginap di dekat Gunung Sibayak.

Tempat wisata di Berastagi yang ketujuh ini tidak dikenakan biaya tiket masuk, letaknya berada di Jaranguda, Merdeka, Kab. Karo, Sumatera Utara. Dibuka 24 jam, dan kalau tertarik ke sana, bisa diakses dengan bus elf juruan Medan-Kabanjahe, angkutan kota, mobil, atau motor.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button