NewsTraveling

10 Gunung di Indonesia yang Ramah Bagi Pendaki Pemula

Hobring.com – Tren mendaki gunung kini mulai banyak diminati sebagai hobi yang cukup menantang saat sedang berpetualang di alam bebas. Tak hanya dapat dinikmati oleh mereka yang sudah profesional, olahraga ekstrem yang satu ini juga telah berhasil menarik perhatian bagi semua kalangan.

Masuk sebagai kategori olahraga ekstrem, tidak menyurutkan minat para pelancong untuk mendaki dan menikmati pesona alam dari atas ketinggian.

Dalam dekade terakhir, kegiatan mendaki gunung bisa dijadikan alternatif hobi oleh siapa saja termasuk bagi mereka yang masih pemula.

Untuk Anda yang ingin terjun masuk ke dalam dunia pendakian, berikut ini Hobring.com rekomendasi gunung di Indonesia yang ramah bagi pendaki pemula.

1. Gunung Pulosari

Dari ibu kota, Gunung Pulosari adalah gunung yang lokasinya paling dekat dengan Jakarta. Gunung yang berada di Kabupaten Pandeglang ini berada pada ketinggian 1.346 Mdpl.


Baca Juga:


Meski tidak pernah meletus seperti gunung berapi pada umumnya, namun Gunung Pulosari merupakan gunung aktif dengan yang terdapat aktivitas fumarol.

Furamol merupakan lubang pada kerak bumi yang mengeluarkan sebuah uap dan gas seperti karbon dioksida, belerang dioksida, asam klorida, dan hidrogen sulfida.

Gunung yang berada di provinsi Banten ini memiliki aktivitas furamol yang terjadi di dinding kaldera.

Sehingga, sangat disarankan untuk menggunakan masker penutup mulut atau masker buff agar mengurangi aroma belerang yang menyengat.

Selain itu, pihak pengelola tempat wisata memberikan harga tiket masuk baik hari biasa atau libur akhir pekan dengan kisaran harga Rp 10.000. Biaya itu belum termasuk sewa penitipan kendaraan Anda.

Meski tidak terlalu tinggi, Gunung Pulosari tidak kalah mengesankan karena Anda bisa menyaksikan fenomena alam furamol serta air terjun yang sayang sekali jika dilewatkan.

2. Gunung Papandayan 

Jika di Banten ada Gunung Pulosari, di Provinsi Jawa Barat ada gunung yang hampir serupa namanya Gunung Papandayan dengan ketinggian 2.665 Mdpl.

Sama-sama memiliki kawah kaldera yang aktif, Gunung Papandayan merupakan salah satu gunung berapi tipe strato yang aktif di Indonesia.

Terletak di Kabupaten Garut Jawa Barat, Gunung Papandayan memiliki kontur topografi yang masuk ke dalam kawasan curam, berbukit dan tebing yang terjal.

Meski terkesan berbahaya, tapi gunung yang pertama kali meletus pada tahun 1772 ini merupakan gunung yang ramah bagi para pendaki pemula.

Anda tidak perlu khawatir karena petunjuk pendakian yang jelas dan tentunya panorama alam Gunung Papandayan sangat memesona.

Beberapa daya tarik yang dapat Anda nikmati ketika mejelajah Gunung Papandayan adalah Kawah Papandayan, Blok Pondok Saladah, Blok Sumber Air Panas dan Hutan Mati Gunung Papandayan.

Untuk tiket masuk Anda hanya perlu merogoh kantong sekitar Rp 55.000 – 65.000 bagi yang ingin berkemah. Harga ini belum termasuk perbekalan atau logistik serta biaya parkir kendaraan jika Anda membawa kendaraan pribadi.

Sedangkan jika hanya sekadar berkunjung saja, Anda akan dikenakan biaya Rp 12.000 – 35.000 saja. Sangat terjangkau, bukan? Dan harga-harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pengelola tempat wisata.

3. Gunung Andong 

Gunung yang ramah bagi pendaki pemula berikutnya adalah Gunung Andong yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Pesona Gunung Andong tak kalah epik dengan gunung-gunung disekitarnya termasuk Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

Berada pada ketinggian 1.726 Mdpl, Gunung Andong merupakan salah satu gunung yang paling banyak dicari karena menyajikan panorama alam yang menakjubkan terutama pada waktu waktu matahari terbit atau yang disebut dengan nama Golden Sunrise.

Ada beberapa basecamp yang bisa dijadikan sebagai titik mula pendakian Gunung Andong di antaranya, Dusun Sawit, Dusun Pendem, Dusun Gugik, dan Dusun Temu di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang.

Gunung Andong bisa dijadikan destinasi wisata tujuanmu berikutnya dengan jalur trekking yang tidak terlalu terjal, waktu tempuh yang singkat, serta pemandangan yang epik banget.

4. Gunung Lawu 

Gunung yang cocok banget buat pendaki pemula selanjutnya adalah Gunung Lawu yang berada di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Meskipun disebut sebagai salah satu gunung tertinggi di Indonesia, tapi gunung yang satu ini merupakan gunung yang ramah bagi Anda yang baru pertama kali terjun di dunia pendakian.

Berada pada ketinggian 3.265 Mdpl, Gunung Lawu mempunyai 3 puncak yaitu Hargo Dalem, Hargo Dumiling, dan puncak tertingginya yaitu Hargo Dumilah.

Setiap malam 1 Sura atau 1 Muharram dalam kalender hijriah dan hari pertama dalam kalender jawa, biasanya masyarakat sekitar melakukan ritual ziarah dengan mendaki hingga ke puncak gunung.

Ada tiga titik basecamp dan jalur yang popular di Gunung Lawu yaitu Jalur Cemorokandang di Tawangmangu, Jalur Candi Cetho di Karanganyar, Jawa Tengah, dan Jalur Cemorosewu, di Sarangan, Jawa Timur.

Dengan tingkat kesulitan dan kemudahan trek yang berbeda-beda tentu saja Anda akan merasakan sensasi petualangan yang sangat menyenangkan ketika berada di Gunung Lawu.

5. Gunung Djadi 

Gunung di Indonesia yang Ramah Bagi Pendaki Pemula
Gunung Djadi Riau. Foto: Pendaki.id

Bagi masyarakat Riau, Gunung Djadi adalah gunung yang sangat istimewa karena gunung ini adalah gunung tertinggi di Provinsi Riau.

Berada pada ketinggian 1.200 Mdpl, gunung dengan jenis non-volcano ini sangat direkomendasikan untuk pendaki pemula.

Terletak di Hulu Sungai Kampar, Kecamatan Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Gunung Djadi termasuk ke dalam gunung yang tidak begitu tinggi, namun memiliki vegetasi yang ada cukup rapat.

Oleh karena itu, Gunung Djadi sangat cocok untuk Anda yang ingin merasakan sensasi petualangan yang sesungguhnya.

Selain itu, jarangnya pendaki yang datang membuat jalur pendakian Gunung Djadi masih terjaga dengan sangat baik sehingga cukup sulit untuk melaluinya.

Pada umumnya, para pegiat alam sekitar memanfaatkan Gunung Djadi untuk melakukan kegiatan seperti pendidikan dasar atau sekadar berkemah.

Jika Anda ingin mendaki gunung ini, pastikan Anda mengajak warga sekitar atau seorang yang sudah profesional, ya.

6. Gunung Marapi 

Kalau di Pulau Jawa ada yang namanya Gunung Merapi Jawa Tengah, sedangkan Sumatera Barat tepatnya Kabupaten Agam ada yang namanya Gunung Marapi atau Berapi.

Berada di ketinggian 2.891 Mdpl, Gunung Marapi adalah gunung berapi teraktif di Sumatera dan salah satu paling aktif di Indonesia.

Salah satu jalur yang popular di Gunung Marapi adalah jalur Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Gunung Marapi memiliki tiga puncak yakni Tugu Abel, Puncak Merpati, dan Puncak Garuda. Karena gunung ini masih aktif, jadi Anda bisa melihat kawah kaldera yang menganga dan mengeluarkan aroma belerang.

Untuk trek pendakiannya tidak terlalu sulit dan petunjuknya juga lumayan jelas. Anda diperbolehkan untuk mengajak guide atau pemandu wisata bahkan warga setempat untuk menemani pendakian Anda.

7. Gunung Mahawu

Gunung di Indonesia yang ramah bagi pendaki pemula adalah Gunung Mahawu.

Gunung api strato tipe A ini memiliki ketinggian 1.311 Mdpl yang terletak di Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Jalur pendakian Gunung Mahawu terbilang mudah karena telah dibuat akses jalan berupa anak tangga dari beton.

Setibanya di puncak, Anda akan menyaksikan pemandangan yang menakjubkan berupa kawah kaldera dan Anda berdiri tepat dibibir kawah Gunung Mahawu.

Dari atas puncak juga, Anda dapat melihat pemandangan ke arah Gunung Lokon, Pulau Manado Tua, Pulau Bunaken, dan pulau-pulau kecil lainnya. Tentu saja, Anda tidak akan pernah menyesal jika setibanya di Gunung Mahawu.

8. Gunung Palung

Pulau Kalimantan terkenal dengan hutan belantaranya yang mengagumkan. Salah satu tempat yang wajib Anda kunjungi saat berada di Kalimantan Barat adalah kawasan Taman Nasional Gunung Palung.

Tak hanya menyuguhkan kelestarian alamnya yang masih terjaga, Gunung Palung juga merupakan salah satu gunung yang direkomendasikan untuk pendaki pemula.

Terletak di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat berada di ketinggian 1.116 Mdpl.

Selain umum dijadikan lokasi pendakian, Gunung Palung adalah tempat yang berfungsi sebagai cagar alam dan objek penelitian. Oleh karenanya terdapat ribuan spesies makhluk hidup yang langka dan ekosistem yang masih terjaga.

9. Gunung Abang 


Biasanya, masyarakat luar Bali mengenal Gunung Agung sebagai gunung paling popular di Provinsi Bali.

Ternyata, ada sebuah gunung yang tidak kalah popularnya yang bernama Gunung Abang. Terletak di Kecamatan Kintamai, Kabupaten Bangli, gunung yang satu ini memiliki ketinggian 2.151 Meter Di atas Permukaan Laut (Mdpl).

Sebagai salah satu kawasan wisata di Bali, Gunung Abang memiliki petunjuk jalan yang jelas di jalur pendakiannya.

Adapun jalur Gunung Abang dimulai dari titik pendakian di Pura Munggu, Desa Suter, Kecamatan Kintamani.

Jalurnya yang cenderung landai karena melewati punggungan, membuat gunung ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi para pendaki khususnya pendaki pemula.

10. Gunung Dom 

Papua terkenal sebagai wilayah yang memiliki gunung tertinggi di Indonesia dengan sebutan Gunung Carstenz Pyramid.

Namun siapa sangka jika Papua ternyata memiliki gunung yang mampu dijangkau oleh para pendaki pemula dengan jarak ketinggian yang tidak terlalu tinggi. Masyarakat sekitar menyebutnya dengan sebuatan Gunung Dom.

Berada di ketinggian 1.331 Mdpl, Gunung Dom terletak di Distrik Risei Sayati, Kabupaten Waropen, Provisi Papua.

Minimnya informasi mengenai gunung yang satu ini membuat Anda perlu meriset lebih dalam sebelum Anda mengunjunginya.

Selain itu juga, pastikan Anda bersama pemandu wisata yang tepat atau warga lokal yang bisa memandu Anda berpetualang di Kabupaten Waropen.

Nah itulah beberapa gunung di Indonesia yang ramah bagi pendaki pemula. Sebelum menjelajah alam Nusantara ada baiknya Anda meriset berbagai informasi, libatkan masyarakat setempat dan persiapkanlah dengan fisik dan mental Anda.

Selamat menikmati petualangan!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button